Malangtimes

Gubernur Jatim Khofifah Takziah ke Rumah Duka Pasutri Aremania: Cita-cita Anaknya Ingin Jadi Polisi

Oct 02, 2022 20:49
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa didampingi Wali Kota Malang Sutiaji saat bertakziah ke rumah duka pasutri Aremania yang meninggal dunia di Jalan Bareng Raya Gang 2G, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (2/10/2022). (Foto: Tubagus Achmad/ JatimTIMES)
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa didampingi Wali Kota Malang Sutiaji saat bertakziah ke rumah duka pasutri Aremania yang meninggal dunia di Jalan Bareng Raya Gang 2G, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (2/10/2022). (Foto: Tubagus Achmad/ JatimTIMES)

JATIMTIMES - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa bertakziah ke rumah duka pasangan suami istri (pasutri) yang meninggal dunia dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan di Jalan Bareng Raya Gang 2G Nomor 102, RT 14/RW 08, Kecamatan Klojen, Kota Malang. 

Dalam kunjungannya ke rumah duka, Khofifah didampingi Wali Kota Malang Sutiaji bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jatim Erwin Ashta Triyono, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim Alwi, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim maupun di lingkungan Pemerintahan Kota (Pemkot) Malang. 

Orang nomor satu di lingkungan Pemprov Jatim ini matanya sambil berkaca-kaca ketika berdialog dengan M Alfiansyah (10) anak dari pasutri Aremania tersebut. Terlebih lagi, ketika ditanya jika sudah besar cita-citanya apa, Alfiansyah pun menjawab ingin menjadi polisi. 

"Kami semua minta dia semangat, terus belajar. Ketika saya tanya cita-citanya apa, katanya mau jadi polisi, kan berarti harus belajar yang baik. Lalu jangan lupa salatnya nak, doakan bapak ibumu," ucap Khofifah kepada JatimTIMES.com, Minggu (2/10/2022). 

Gubernur Khofifah mengajak semua pihak untuk turut prihatin atas meninggalnya pasutri Aremania terlebih lagi untuk seluruh korban dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan. 

"Saya rasa semua di antara kita akan memberikan penguatan yang sama untuk anak ini dan juga keluarga yang ditinggalkan," kata Khofifah.  

Pihaknya menyampaikan, bahwa seluruh instansi berkomitmen terus melakukan percepatan penanganan pasca tragedi di Stadion Kanjuruhan, utamanya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. 

"Hal-hal yang berkaitan dengan percepatan pelayanan itu menjadi penting sehingga nanti kami akan mengkoordinasikan," ujar Khofifah. 

Terakhir Khofifah juga menyampaikan duka yang mendalam atas kematian pasutri Aremania di wilayah Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen serta ratusan Aremania yang lainnya. 

"Kita semua berduka, mudah-mudahan yang meninggal amal ibadahnya diterima oleh Allah. Keluarganya diberikan keikhlasan dan kesabaran, begitu juga yang sedang dirawat," tandas Khofifah. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru