Malangtimes

Kanjuruhan Rusuh, PSSI Hentikan Liga 1

Oct 02, 2022 05:42
Aremania yang berusaha untuk menyelamatkan rekannya karena kehabisan oksigen dan beberapa juga meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan. (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Aremania yang berusaha untuk menyelamatkan rekannya karena kehabisan oksigen dan beberapa juga meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan. (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Liga 1 Indonesia dihentikan sepekan karena kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Kepanjen setelah Arema dikalahkan Persebaya 2-3, Sabtu (1/10/2022) malam.

Suporter yang yang tidak terima dengan hasil tersebut berbuat onar dengan masuk ke lapangan stadion. Mereka merusak dan membakar benda-benda di Stadion Kanjuruhan.

Invasi suporter itu membuat petugas keamanan memukul mundur. Bahkan, polisi sampai menggunakan gas air mata untuk menghalau suporter yang ngamuk.

Kerusuhan itu menyebabkan suporter berdesak-desakan keluar stadion. Di sinilah banyak suporter yang jatuh karena berdesakan sehingga terinjak-injak sampai meninggal. Banyak juga korban meninggal karena kehabisan napas.

Korban meninggal mencapai puluhan orang. Bahkan ada yang kabar yang menyebut korban meninggal di atas 100 orang. Selain itu, dua polisi meninggal. Ratusan korban luka juga masih dirawat di rumah sakit-rumah sakit Kepanjen dan sekitarnya.

Situasi tersebut  membuat PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator  Liga Indonesia memutuskan liga dihentikan selama sepekan. Diputarnya lagi kompetisi akan menunggu arahan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita dalam rilisnya menyatakan keprihatinan dan penyesalah atas terjadinya peristiwa itu. "Kami ikut berduka cita dan semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua," ujarnya.

Hadian Lukita menyatakan keputusan menghentikan Liga 1 tersebut diambil setelah mendapatkan arahan dari ketua umum PSSI. "Ini kami lakukan untuk menghormati semuanya dan sambil menunggu proses investigasi dari PSSI," ucap dia.

Seperti diberitakan sebelumnya,  suporter merangsek masuk kebdalam lapangan stadiom hingga terjadi keributan dengan pihak keamanan. Karena kericuhan tersebut, 127 jiwa melayang. Rinciannya, 125 suporter dan penonton serta 2 anggota Polri.

Dalam kerusihan tersebut, 13 kendaraan rusak. Yakni 10 mobil milik Polri dan 3 mobil pribadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru