Malangtimes

3 Bulan, TikTok Hapus 113 Juta Video Langgar Aturan dan 33,6 Juta Akun Palsu

Oct 01, 2022 19:54
Ilustrasi menghapus (istockphoto)
Ilustrasi menghapus (istockphoto)

JATIMTIMES - Selama rentang waktu 3 bulan, mulai April hingga Juni 2022, 113 juta video telah dihapus TikTok. Statistik ini dilaporkan dalam laporan transparansi TikTok untuk kuartal kedua tahun 2022, dikutip dari The Verge, Sabtu (1/10/2022).

Penghapusan, paling umum dilakukan terhadap video yang melanggar kebijakan terkait keamanan anak di bawah umur. Bahkan jumlahnya mencapai 44 persen dari total video yang dihapus. Selain hal tersebut, alasan lain dihapusnya video adalah karena aktivitas ilegal, aktivitas seksual maupun konten pornografi atau ketelanjangan.

48 juta video mengandalkan penghapusan otomatis oleh sistem. Selain mengandalkan sistem, dalam proses peninjauan dan penghapusan juga melibatkan tenaga manusia. Mereka bertugas melakukan peninjauan pada konten yang berpotensi melanggar pedoman pengguna.

"Memanfaatkan machine learning sangat berdampak dalam hal melawan mis informasi yang berbahaya," tulis TikTok dalam laporannya seperti dikutip dari The Verge, Sabtu (1/10/2022).

Meski jumlah video yang dihapus mencapai ratusan juta, namun angka 113 juta video itu hanya bagian dari 1 persen dari total video yang diunggah ke TikTok periode April sampai Juni.

Sementara itu, selain menghapus konten-konten video yang melanggar ketentuan, TikTok juga melakukan bersih-bersih pada akun-akun palsu. Masih pada periode April-Juni 2022, TikTok telah menghapus 33,6 juta akun palsu.

Jumlah 33,6 juta akun ini, meningkat 61 persen dibandingkan pada kuartal sebelumnya yang hanya 20,8 juta akun palsu yang dihapus. Dalam penghapusan akun, salah satu indikator yang digunakan TikTok adalah yang melakukan penyesatan publik ataupun akun yang sengaja mengiring opini tertentu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru