Malangtimes

Masih Proses Lelang, Pedagang Tunggu Kelengkapan Sarana Prasarana Pasar Sumedang

Oct 01, 2022 16:05
Aktivitas Pasar Sumedang, Kepanjen, Kabupaten Malang.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Aktivitas Pasar Sumedang, Kepanjen, Kabupaten Malang.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Pasar Sumedang di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang,  kini sudah mulai beroperasi.

 Sejumlah pedagang juga tampak menempati area yang telah disediakan. Terutama di bagian los. Sedangkan  bagian kios masih belum seluruhnya ditempati pedagang. 

Kendati telah tampak sudah beraktivitas, sepertinya para pedagang masih harus menunggu agar pasar tersebut bisa dinikmati secara menyeluruh.  Artinya, pasar sudah dilengkapi dengan beberapa sarana dan prasarana (sarpras). 

Sementara itu, pembangunan Pasar Sumedang saat ini memang masih menyisakan beberapa pekerjaan. Antara lain pemasangan paving untuk lahan parkir, area pagar dan beberapa sarana pelengkap lain. 

Informasi yang dihimpun,  pekerjaan tersebut saat ini masih dalam proses tender. Kendati aset bangunan pasar telah diserahkan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), sisa pekerjaan tersebut masih tanggung jawab Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK). 

"Pasar sudah mulai ditempati meski belum dibuka resmi karena sempat tertunda menunggu sarana dilengkapi," ujar Kepala Disperindag Kabupaten Malang Mahila Surya Dewi. 

Pantauan di lokasi, bekas area yang sebelumnya dijadikan tempat berdagang kini telah rata. Namun masih terdapat beberapa material sisa bangunan. 

Di salah satu sudut area juga telah tampak tumpukan paving. Beberapa pedagang di sisi utara dan selatan serta hanggar sudah mulai berjualan seperti halnya bahan pokok.

Mahila juga tidak memungkiri bahwa aktivitas Pasar Sumedang masih berjalan sebagian. Ia membandingkan dengan Pasar Kepanjen, yang menjadi ukuran beroperasinya pasar secara menyeluruh. 

Mahila  berkeyakinan, hal itu juga akan berangsur di Pasar Sumedang. Artinya, lambat laun aktivitas di pasar itu akan berangsur lebih hidup. 

“Secara umu,  pasar ini baik toko bedak dan los sudah tertata. Sudah beroperasi, tinggal tunggu diresmikan. Pedagang sudah beroperasi. Jumlah yang terdata di kami 816 pedagang,” imbuh Mahila. 

Sementara, Kepala DPKPCK Budiar Anwar mengatakan, pembangunan lahan parkir saat ini tengah melalui proses lelang. Saat ini pihaknya menunggu proses lelang selesai untuk selanjutnya dilakukan pembangunan.

 Budiar menargetkan, akhir tahun 2022 pembangunan rampung dan dapat di-launching. "Dari awal September sudah diratakan. Saat ini proses lelang. Jika sudah, angsung dikerjakan. Targetnya sebelum akhir tahun. Yang jelas kalau lelang sudah selesai, bisa dibangun dan jika selesai, akan di-launching," ujar Budiar. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru