Malangtimes

Tilap Uang Rp 28 Juta dari Toko Bangunan, Pria Asal Turen Diringkus Polres Malang

Sep 29, 2022 16:28
Pelaku AR sesaat setelah diamankan jajaran kepolisian Polres Malang akibat mengelapkan uang milik toko bangunan di Kecamatan Bululawang. (Foto : Humas Polres Malang for Jatim TIMES)
Pelaku AR sesaat setelah diamankan jajaran kepolisian Polres Malang akibat mengelapkan uang milik toko bangunan di Kecamatan Bululawang. (Foto : Humas Polres Malang for Jatim TIMES)

JATIMTIMES - Dikabarkan sempat berpindah-pindah tempat persembunyian, seorang pelaku penggelapan uang milik toko bangunan Turen Indah Bangunan (TIB) Cabang Bululawang akhirnya diringkus jajaran kepolisian Polres Malang dan Unit Reskrim Polsek Bululawang.

Pelaku penggelapan yang berhasil diamankan petugas kepolisian pada awal pekan kemarin ini, diketahui berinisial AR warga Desa Talangsuko, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

"Pelaku berinisial AR ini diamankan petugas setelah dilaporkan oleh atasan di tempatnya bekerja, karena kedapatan telah menggelapkan sejumlah uang setoran toko yang dititipkan kepada tersangka," jelas Kasi Humas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik, saat dikonfirmasi Kamis (29/9/2022).

Pelaku yang kini berusia 27 tahun itu, dijelaskan Taufik, ditangkap petugas kepolisian ketika berada di tempat persembunyiannya pada Senin (26/9/2022) malam. Yakni di indekost yang beralamat di Jalan Simpang Sulfat Utara, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

"Awal pekan lalu (Senin 26/9/2022) sekitar pukul 20.30 WIB, Tim Unit Reskrim III Polres Malang berhasil mengamankan pelaku di rumah kos-nya yang ada di daerah Kota Malang," ungkap Taufik.

Sementara itu, berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun pihak kepolisian, kronologi aksi penggelapan yang dilakukan oleh pelaku bermula pada Agustus 2022. Di mana, ketika itu Kepala Toko Turen Indah Bangunan Cabang Bululawang yang berinisial U tidak masuk kerja. Penyebabnya karena perempuan 37 tahun tersebut sedang dalam kondisi sakit.

"Pelaku AR selaku karyawan toko yang mengetahui hal itu, kemudian menawarkan diri untuk mengantarkan uang setoran ke kantor pusat yang ada di Kecamatan Turen," terang Taufik.

Belakangan diketahui, ketika toko hendak tutup pelaku berpamitan kepada pihak toko cabang Bululawang untuk pergi membawa uang hasil penjualan dalam sehari tersebut, guna disetorkan kepada kantor pusat.

Namun kenyataannya, uang sejumlah Rp 28 juta itu, faktanya tidak disetorkan ke kantor pusat. Sebaliknya, pelaku justru menghilang tanpa kabar dan membawa kabur uang yang dia bawa untuk memenuhi keperluan pribadi.

Mengetahui hal itu, pihak toko bangunan memilih untuk melaporkan AR ke pihak kepolisian. Di sisi lain, jajaran kepolisian Polres Malang yang mengetahui adanya laporan penggelapan uang bergegas mengumpulkan alat bukti guna kepentingan penyelidikan.

"Sebelum berhasil kami amankan, keberadaan pelaku selalu berpindah-pindah tempat guna bersembunyi dari kejaran polisi. Namun, dari hasil penyelidikan, petugas yang mengetahui tempat persembunyian terakhir tersangka langsung mengamankannya," imbuh Taufik.

Ketika diamankan petugas di salah satu tempat kos yang ada di Kota Malang itulah, pelaku hanya bisa pasrah ketika digelandang petugas ke kantor polisi. Dihadapan petugas, AR mengakui semua perbuatannya dan mengaku khilaf telah mengelapkan uang puluhan juta milik toko bangunan tempat dia bekerja.

"Dalam kasus ini, kami juga menyita sejumlah barang bukti dari tangan tersangka. Diantaranya berupa laporan kas harian toko bangunan hingga kartu ATM yang selama ini digunakan oleh pelaku," tutur Taufik.

Akibat perbuatannya, lanjut Taufik, pelaku saat ini telah mendekam di sel tahanan Polsek Bululawang. "Terhadap yang bersangkutan kami kenakan dengan Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan. Sedangkan ancaman pidananya paling lama lima tahun penjara,” tukasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru