Malangtimes

Polisi Bentuk Tim Gabungan untuk Buru Jambret di Pakis 

Sep 28, 2022 21:24
Dua orang pelaku jambret di Perumahan Saptoraya Pakis yang aksinya terekam CCTV.(Foto: Istimewa).
Dua orang pelaku jambret di Perumahan Saptoraya Pakis yang aksinya terekam CCTV.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Dua pelaku jambret yang nekat beraksi siang hari di Perumahan Saptoraya, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang masih serius diburu polisi. Sebab, kedua pelaku hingga kini masih berkeliaran. 

"Anggota masih di lapangan untuk memburu mereka. Kami terus mendalami kasusnya dan mengumpulkan informasi terkait keberadaan pelaku," ujar Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat melalui Kapolsek Pakis AKP Moch Lutfi, saat dikonfirmasi Rabu (28/9/2022). 

Bahkan dalam peristiwa tersebut, polisi membentuk tim. Tim tersebut merupakan gabungan dari anggota Unit Reskrim Polsek Pakis dan Tim Buser Polres Malang. 

Sementara itu, polisi juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapat laporan dari korban pada Senin (26/9/2022) lalu. 

Selain meminta keterangan ke beberapa saksi, polisi juga mengamankan barang bukti rekaman CCTV milik warga. 

Dengan berbekal rekaman CCTV tersebut, polisi terus memburu pelaku. Diketahui saat kejadian, pelaku dua orang dengan mengendarai motor Honda Vario warna hitam. Lengkap menggunakan helm. 

"Berdasarkan laporan korban, nilai kerugian yang dialami sekitar Rp 10 juta. Dari nilai kalung emas seberat sekitar 14 gram yang dirampas pelaku," jelasnya. 

Sebagai informasi, saat kejadian korban sedang berjalan untuk kembali menuju rumah bersama adiknya. Saat itu, tiba-tiba dua orang berboncengan mendatanginya dan langsung merampas kalung emas korban. 

Saat itu, korban yang terpelanting akibat kalungnya dirampas pelaku, juga langsung meneriaki pelaku dengan sebutan jambret. Namun pelaku berhasil kabur. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru