Malangtimes

Seorang Remaja Diringkus Anggota Polsek Dampit Saat Nonton Kuda Lumping, Ini Penyebabnya

Sep 28, 2022 16:46
Salah satu tersangka pencurian di tempat wisata berinisial WPS saat diamankan jajaran kepolisian Polsek Dampit. (Foto : Humas Polres Malang for Jatim TIMES)
Salah satu tersangka pencurian di tempat wisata berinisial WPS saat diamankan jajaran kepolisian Polsek Dampit. (Foto : Humas Polres Malang for Jatim TIMES)

JATIMTIMES - Satu dari tiga remaja komplotan pencurian berhasil diringkus jajaran kepolisian Unit Reskrim Polsek Dampit. Ketiga terduga pelaku pencurian tersebut diketahui berinisial F (19), S (18), dan WPS (17).

Dari ketiga remaja tersebut, pelaku berinisial WPS berhasil diringkus petugas kurang dari 24 jam setelah melancarkan aksi pencurian. Sedangkan dua remaja terduga pelaku pencurian lainnya, saat ini statusnya masih menjadi buronan polisi alias Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Satu orang tersangka berhasil kami amankan, sedangkan dua tersangka lainnya yakni F dan S sementara ini masih dalam penyelidikan guna mencari keberadaan mereka. Keduanya (F dan S) saat ini tercatat sebagai DPO," terang Kasi Humas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik saat dikonfirmasi JatimTIMES.com, Rabu (28/9/2022).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak kepolisian, seorang remaja yang baru saja diringkus jajaran kepolisian Polsek Dampit tersebut, terbukti melakukan tindak pidana pencurian di tempat wisata Pemandian Umbulan, Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

Sementara itu, aksi pencurian yang dilakukan komplotan remaja ini, dilaporkan kepada pihak kepolisian pada hari Jumat (23/9/2022) sore. "Salah satu pelaku, yakni WPS berhasil kami amankan sekitar enam jam setelah melancarkan aksi pencurian," jelas Taufik.

Modusnya, diterangkan Taufik, komplotan pencurian yang beranggotakan tiga orang remaja ini, bermula saat ketiganya hendak membeli minuman di salah satu pedagang yang ada di tempat wisata Pemandian Umbulan.

"Ketika korban masuk kedalam warung untuk membuat pesanan tersangka, ketiga remaja tersebut langsung mengambil barang milik korban yang saat itu disimpan di dalam tas yang ditaruh di dekat kursi pengunjung wisata," terangnya.

Sesaat setelah melancarkan aksinya, masih menurut Taufik, ketiga pelaku langsung bergegas kabur meninggalkan lokasi kejadian. Sedangkan korban yang mendapati barang berharganya dicuri sesaat setelah membuatkan pesanan dari tersangka, bergegas mencari keberadaan ketiga pelaku bersama dengan warga sekitar lainnya.

Namun, lantaran tidak menemukan keberadaan ketiga tersangka, korban akhirnya melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Dampit. Mendapat laporan, anggota kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Dampit langsung bergegas melakukan penyelidikan.

"Dari hasil penyelidikan, petugas yang saat itu mendapatkan informasi jika salah satu pelaku berinisial WPS sedang menonton pertunjukan kuda lumping, langsung melakukan penangkapan," imbuh Taufik.

Di sisi lain, tersangka WPS yang saat itu sedang menonton pertunjukan kuda lumping di Desa Jambangan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang hanya bisa pasrah saat digelandang polisi ke Polsek Dampit.

"Atas kejadian ini korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 2 juta," ulasnya.

Guna kepentingan penyidikan, Taufik menambahkan, beberapa barang bukti yang diantaranya meliputi dua unit handphone milik korban sudah diamankan guna kepentingan penyidikan.

"Satu orang tersangka serta beberapa barang bukti sudah kami amankan. Saat ini kasusnya masih dalam tahap pengembangan, petugas masih memburu keberadaan dua orang pelaku yang sementara ini masih berstatus DPO," tukasnya.

Akibat perbuatannya, petugas kepolisian menjerat tersangka WPS dengan pasal pencurian dengan pemberatan (curat). Yakni sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 363 ayat 1 ke 4e KUHP Juncto pasal 55 ayat 1 ke 1e KUHP.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru