Malangtimes

Pria Asal Kromengan Ditangkap Polisi Saat Bersembunyi di Kandang Ayam, Begini Kronologinya

Sep 27, 2022 20:06
Ilustrasi kambing yang dicuri oleh tersangka EH. (Foto: Dokumen JatimTIMES)
Ilustrasi kambing yang dicuri oleh tersangka EH. (Foto: Dokumen JatimTIMES)

JATIMTIMES - Seorang pelaku pencurian hewan ternak berhasil diringkus jajaran kepolisian Unit Reskrim Polsek Kromengan. Pelakunya diketahui berinisial EH alias R warga Dusun Krajan, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang.

Kepada Jatim Times Kasi Humas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik menuturkan, tersangka EH yang baru saja diamankan jajaran kepolisian Polsek Kromengan ini, berhasil ditangkap sesaat setelah polisi melakukan pengintaian selama beberapa hari.

"Selama pengintaian itu, petugas mendapatkan bukti jika pelaku EH telah melakukan pencurian dua ekor kambing milik tetangganya sendiri," ucap Taufik saat dikonfirmasi JatimTIMES.com, Selasa (27/9/2022).

Berdasarkan hasil penyidikan, korban dari aksi pencurian yang dilakukan tersangka diketahui berinisial N. Korban yang saat ini berusia 36 tahun itu, merupakan tetangga dari pelaku.

Kepada petugas, korban mengaku jika kronologi pencurian yang dialaminya tersebut bermula saat pelaku EH bertamu kerumahnya pada Jumat (23/9/2022). Maksud dan tujuan pelaku mendatangi rumah korban adalah untuk membeli kambing miliknya.

"Ketika itu korban mengaku sedang terburu-buru karena hendak membeli obat di Kepanjen. Kemudian korban  meminta pelaku untuk kembali lagi ke rumahnya setelah dirinya pulang ke rumah usai membeli obat," terang Taufik.

Bukannya mengindahkan permintaan korban, EH justru diam-diam mengamati kediaman korban. Ketika memastikan rumah dalam keadaan kosong, pelaku mengendap-endap masuk ke dalam kandang kambing milik korban yang berada di belakang rumah.

"Pelaku lantas mengambil dua ekor kambing milik korban yang kemudian menaikkannya ke atas kendaraan jenis pickup, sebelum akhirnya dibawa kabur," imbuh Taufik.

Namun demikian, lanjut Taufik, aksi pelaku itu ternyata sempat disaksikan oleh tetangga korban yang diketahui berinisial IK. Ketika itu, saksi yang kini berusia 39 tahun ini menyaksikan semua aksi kejahatan pelaku dari balik jendela rumahnya.

Namun karena tidak merasa curiga, saksi akhirnya tidak menegur perbuatan tersangka. Alasannya, IK mengira jika telah terjadi transaksi jual beli kambing sebelum korban meninggalkan rumah.

Nyatanya, dugaan itu salah. Sebab, sepulang membeli obat korban terlihat kebingungan mencari dua ekor kambing miliknya yang sudah tidak ada di dalam kandang.

"Mengetahui hal itu, saksi (IK) akhirnya mengatakan apa yang telah dilihatnya kepada korban. Saksi mengatakan kepada N jika dua ekor kambing milik korban telah diambil oleh EH," ungkap Taufik.

Mendapati kesaksian tersebut, korban akhirnya berinisiatif untuk mencari tahu kebenarannya kepada EH. Namun, ketika ditelusuri EH mendadak hilang dari rumahnya.

Merasa tidak terima, korban akhirnya memilih melaporkan tetangganya tersebut kepada pihak kepolisian. Di sisi lain, anggota Unit Reskrim Polsek Kromengan yang mendapatkan laporan bergegas melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku EH.

Hasilnya, setelah dilakukan pengintaian, polisi mendapat informasi jika kambing milik korban telah dijual oleh pelaku, sebelum akhirnya melakukan penggerebekan terhadap yang bersangkutan. "Pelaku (EH) berhasil diamankan saat mendekam di tempat persembunyiannya, yaitu di sebuah bangunan kandang ayam," jelas Taufik.

Bangunan kandang ayam yang selama ini dijadikan tempat persembunyian pelaku tersebut, dijelaskan Taufik, berada di wilayah Desa Ngadirejo, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang.

Di hadapan petugas, pelaku yang kini berusia 32 tahun itu mengakui semua perbuatannya. Pihaknya menyebut, kambing yang telah dia curi tersebut sudah laku terjual sesaat setelah melancarkan aksi pencurian.

"Uang hasil menjual hewan ternak hasil curian tersebut sebagian telah digunakan oleh pelaku dan hanya menyisakan Rp 500 ribu. Sisa uang hasil curian tersebut saat ini sudah kita amankan sebagai barang bukti,” tukas Taufik.

Sementara itu, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, EH saat ini sudah dijebloskan ke dalam jeruji besi Polsek Kromengan. Polisi menjerat pelaku dengan pasal 363 ayat 1 KUHP, tentang pencurian hewan ternak. Sedangkan ancamannya adalah pidana kurungan penjara maksimal tujuh tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru