Malangtimes

Nekat Beraksi Siang Hari, Pelaku Jambret di Perumahan Saptoraya Diburu Polisi

Sep 27, 2022 18:19
Pelaku jambret di Perumahan Saptoraya saat aksinya terekam CCTV.(Foto: Istimewa).
Pelaku jambret di Perumahan Saptoraya saat aksinya terekam CCTV.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Dua orang pelaku jambret nekat melakukan aksinya pada siang hari, Senin (26/9/2022). Aksi penjambretan tersebut terjadi di Perumahan Saptoraya, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. 

Aksi nekat tersebut terekam kamera CCTV yang terpasang di area Perumahan Saptoraya. Dalam rekaman CCTV, tetlihat dua orang berboncengan motor menjambret warga Perumahan Saptoraya. 

Korban yang diketahui bernama Dyah Herawati (45) hendak pulang ke rumahnya. Saat itu, Dyah berjalan bersama adiknya menuju ke rumah. 

"Saya jalan bareng adik. Bawa bantal kan adik saya, tiba tiba ada pengendara motor dua orang, boncengan turun. Kayak mau meluk, nggak tahunya narik kalung saya," ungkap Dyah, Selasa (27/9/2022). 

Awalnya, Dyah bersama adiknya itu mengira bahwa pengendara motor berboncengan itu adalah temannya. Namun ternyata, saat turun dari motornya, tiba-tiba pelaku menarik kalung yang ia kenakan. 

"Adik saya pikir pelaku jambret itu teman saya. Saya mikirnya juga gitu, ternyata begitu turun dari motor, langsung narik kalung," imbuhnya.

Aksi yang dilakukan pelaku itu membuat Dyah terpelanting dan jatuh ke tanah. Saat itu, secara spontan ia meneriaki pelaku dengan sebutan jambret. Dyah mengaku kalung emas yang dipakainya seberat 20 gram.

"Setelah jatuh saya teriak jambret. Ada warga yang mengejar. Tapi pelaku jambret itu mengacungkan parang. Kalungnya berat sekitar 20 gram lebih. Karena ada liontinnya. Liontin nya jatuh. Cuma kalungnya saja yang kena, beratnya sekitar 14 gram," pungkas Dyah. 

Informasi diperoleh, kawasan Perumahan Saptoraya Pakis, Malang dalam setahun terakhir, sudah 4 kali terjadi aksi penjambretan dengan korban emak emak atau ibu rumah tangga. Polisi kini sudah melakukan penyelidikan untuk memburu tersangka. 

"Sudah dilaporkan ke Polsek Pakis Mas. Kejadian kemarin. Masih kita lakukan penyelidikan," tambah Kasie Humas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik.

Sementara itu, Kapolsek Pakis AKP Mochammad Lutfi mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih terus mendalami peristiwa tersebut. Dirinya juga telah mengumpulkan keterangan dari korban dan adiknya. Termasuk menggali data dari rekaman CCTV.

"Kami masih pulbaket (pengumpulan bahan keterangan). Korban dan adiknya sudah kami mintai keterangan. Dan masih terus kita dalami," pungkas AKP Lutfi. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru