Malangtimes

Viral Kucing Mati Tak Wajar di Kota Malang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sep 25, 2022 20:38
Jajaran Polsek Lowokwaru saat mengumpulkan keterangan atas kematian kucing tidak wajar di Perumahan Patraland, Tasikmadu, Kota Malang, Sabtu (24/9/2022). (Foto: Dok. Humas Polresta Malang Kota)
Jajaran Polsek Lowokwaru saat mengumpulkan keterangan atas kematian kucing tidak wajar di Perumahan Patraland, Tasikmadu, Kota Malang, Sabtu (24/9/2022). (Foto: Dok. Humas Polresta Malang Kota)

JATIMTIMES - Jajaran Polsek Lowokwaru melakukan penyelidikan di Perumahan Patraland, Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang terkait kematian tidak wajar kucing-kucing di perumahan tersebut. 

Setidaknya terdapat empat ekor kucing mati yang terindikasi keracunan, serta 11 ekor kucing lainnya mendadak hilang. Kapolsek Lowokwaru AKP Anton Widodo mengatakan, pihaknya beserta jajaran langsung melakukan penyelidikan awal atas kematian dan hilang mendadak kucing-kucing tersebut. 

Kemudian, pihaknya menuju kawasan Perumahan Patraland Tasikmadu untuk mengumpulkan keterangan dan bukti petunjuk untuk mencari penyebab kematian kucing-kucing di perumahan tersebut. 

"Sengaja kita kumpulkan warga  Perumahan Patraland, Pengurus RT dan RW untuk membahas terkait adanya dugaan keracunan kucing sebanyak 4 ekor hingga mati dan 11 ekor hilang," ungkap Anton, Minggu (25/9/2022). 

Lebih lanjut, pihaknya pun menjelaskan informasi awal terkait peristiwa matinya kucing-kucing di Perumahan Patrland. Bermula informasi yang dibagikan oleh Komunitas Cat Lovers Malang pada Sabtu (24/9/2022), kemudian informasi beserta video kucing-kucing tergeletak di Perumahan Patraland pun viral. 

Hal itu pun membuat warganet geram dan meminta kepada pihak kepolisian agar menangkap pelaku yang melakukan aksi tidak terpuji tersebut. 

"Kami akan berupaya mencari diduga pelaku yang mengakibatkan peracunan kucing tersebut," tegas Anton. 

Setelah dilakukan pertemuan dengan warga di Perumahan Patrland, pihak warga bersepakat jika ingin mengurangi populasi kucing di kawasan Perumahan Patraland dapat menggunakan cara yang lebih terpuji dan tidak menggunakan cara-cara keji. 

"Kemudian warga sepakat untuk mencari solusi bagaimana cara untuk mengurangi populasi kucing dengan cara yang lebih manusiawi mungkin memindahkan kucing ke daerah lain atau bisa menyerahkannya kepada komunitas pecinta kucing," tandas Anton. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru