Malangtimes

PCNU Kota Malang Kukuhkan Lima Lembaga, Gus Isroqunnajah: Harus Lakukan Penyegaran

Sep 24, 2022 20:04
Ketua PCNU Kota Malang KH Isroqunnajah bersama Rais Syuriah KH Chamzawi Syakur saat mengukuhkan jajaran pengurus lima lembaga yang berada di bawah naungan PCNU Kota Malang di GKB Islamic Development Bank (IsDB) Universitas Negeri Malang (UM), Sabtu (24/9/2022). (Foto: Tubagus Achmad/ JatimTIMES)
Ketua PCNU Kota Malang KH Isroqunnajah bersama Rais Syuriah KH Chamzawi Syakur saat mengukuhkan jajaran pengurus lima lembaga yang berada di bawah naungan PCNU Kota Malang di GKB Islamic Development Bank (IsDB) Universitas Negeri Malang (UM), Sabtu (24/9/2022). (Foto: Tubagus Achmad/ JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang mengukuhkan lima lembaga yang berada di bawah naungannya masa khidmat 2022-2027, yakni Lembaga Takmir Masjid NU (LTMNU), Lembaga Dakwah NU (LDNU), Lajnah Ta'lif wan Nasyr NU (LTNNU), Lembaga Perekonomian NU (LPNU) dan Lembaga Pengembangan Pertanian NU (LPPNU).

Pengukuhan dan pembacaan baiat kelima lembaga tersebut dilakukan oleh Rais Syuriah PCNU Kota Malang KH Chamzawi Syakur didampingi Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Malang KH Isroqunnajah. 

Prosesi pengukuhan pun disaksikan langsung oleh jajaran Rais Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Kota Malang, serta tamu undangan. Di antaranya Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Malang Kasuwi Syaiban, Koordinator Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU) Universitas Negeri Malang (UM) M Ishom Ihsan, dan Sekretaris Senat UM Ahmad Munjin Nasih. 

Ketua Tanfidiziyah PCNU Kota Malang KH Isroqunnajah menyampaikan, bahwa terbentuknya lembaga-lembaga di NU ini merupakan hikmatul ummah atau berperan di tengah-tengah umat sebagai pemberi solusi konkrit atas persoalan yang ada. 

MoU.

Mengusung tema "Mendigdayakan NU, Menjemput Abad Kedua, Menuju Kebangkitan Baru", sosok ulama sekaligus akademisi yang akrab disapa Gus Is ini mendorong untuk seluruh lembaga khususnya kelima lembaga yang baru saja dikukuhkan untuk berupaya mengkolaborasikan program yang ada. 

"Bagaimana mampu mengkolaborasi program yang ada mensinergi dan tentu mencoba melihat kondisi hari ini mereka harus melakukan penyegaran. Melakukan updating program dengan program kekinian," ungkap Gus Is kepada JatimTIMES.com, Sabtu (24/9/2022). 

Pihaknya pun memberikan contoh seperti anak-anak yang saat ini menurutnya jauh dari masjid, dirinya mendorong lembaga di PCNU Kota Malang seperti LTMNU dapat meluncurkan inovasi-inovasi kekinian agar anak-anak dapat kembali ke masjid. Gus Is juga mengapresiasi atas diluncurkannya Aplikasi "SAJADA" yang dapat diunduh melalui Play Store. 

"Di antaranya itu adanya aplikasi Sajada, itu bagian dari aplikasi. Tapi sesungguhnya lebih intens jika anak-anak diberikan ruang di masjid itu," kata Gus Is. 

Lebih lanjut, di momentum pengukuhan lima lembaga tersebut pihaknya juga menjalin kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PCNU Kota Malang dengan Universitas Negeri Malang (UM). 

"Di UM kan ada lembaga penelitian, ada lembaga pengabdian, saya kira kita bersinergi untuk lembaga penelitian dan pengabdian," tandas Gus Is. 

Berikut susunan pengurus inti (Ketua, Sekretaris dan Bendahara) untuk lima lembaga yang baru dikukuhkan:

1. Lembaga Takmir Masjid NU (LTMNU)
Ketua: Prof Dr Ahmad Taufiq SPd MSi
Sekretaris: Dr Dian Mohammad Hakim MPdI
Bendahara: H Moch Rois

2. Lembaga Dakwah NU (LDNU)
Ketua: Fathmir Riza Madjid SAg MPd
Sekretaris: Syamsul Arifin SPdI MPd
Bendahara: Annas Suryoprayogo SKom SPdI

3. Lajnah Ta'lif wan Nasyr NU (LTNNU)
Ketua: Abdul Muntholib
Sekretaris: Khoirul Anam 
Bendahara: Syamsul Mahmud SE

4. Lembaga Perekonomian NU (LPNU)
Ketua: Ainur Rofiq SE MM PhD
Sekretaris: Muhammad Nanang Choiruddin SE MM
Bendahara: Dr Ana Sopanah SE MSi Ak CA CMA

5. Lembaga Pengembangan Pertanian NU (LPPNU)
Ketua: Dr Agr Sc Hagus Tarno SP MP
Sekretaris: Mokhamad Nur STP MSc PhD
Bendahara: Eny Yulianti MSi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru