Malangtimes

Bertambah Rp 178,1 Juta, Pendapatan Pajak Hiburan di Kabupaten Malang Tembus Rp 7,5 Miliar

Sep 23, 2022 20:13
Kepala Bapenda Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara. (Foto : Dokumen Jatim TIMES)
Kepala Bapenda Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara. (Foto : Dokumen Jatim TIMES)

JATIMTIMES - Di sepanjang bulan September 2022, pajak daerah di sektor pajak hiburan sudah menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Malang sebanyak Rp 178.180.046.

Capaian tersebut, dijelaskan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara, terkumpul sejak awal  September hingga memasuki minggu kedua. Yakni mulai tanggal 1 hingga 8 September 2022.

"Dengan adanya tambahan sebanyak Rp 178,1 juta itu, membuat capaian pajak hiburan di Kabupaten Malang hingga awal September (2022) sudah terkumpul sebanyak Rp 7,5 miliar," jelasnya kepada JatimTIMES.com, Jumat (23/9/2022).

Menurut  Made, mulai awal  2022 hingga Agustus, pajak hiburan memperoleh penghasilan Rp 7.377.917.627  atau Rp 7,33 miliar. Kemudian, di awal  September pendapatan pajak hiburan bertambah Rp 178.180.046.

Artinya, hingga awal September 2022, pajak hiburan sudah menyumbang PAD Kabupaten Malang senilai Rp 7.556.097.673. "Dengan capaian yang ada sementara ini, membuat target pajak hiburan sudah terealisasi sebanyak 38,65 persen," jelas  Made.

Untuk diketahui, target pajak hiburan tahun ini ditarget memperoleh penghasilan Rp 19.548.589.583. Sementara itu, guna mengenjot pendapatan pajak daerah termasuk pajak hiburan, Bapenda Kabupaten Malang memilih untuk aktif melakukan jemput bola.

Masa tutup buku yang sudah mendekati akhir tahun membuat Bapenda Kabupaten Malang mempertimbangkan untuk melakukan beragam terobosan terkait jemput bola kepada para wajib pajak tersebut.

"Iya, teman-teman di Bapenda (Kabupaten Malang) sudah saya instruksikan untuk jemput bola. Jadi tidak hanya menunggu. Tidak menutup kemungkinan terkadang ada masyarakat yang masih abai terhadap kewajiban membayarkan pajak," jelasnya.

Sejauh ini, Made mengaku sudah ada beragam terobosan yang dilakukan Bapenda Kabupaten Malang. Di sektor pajak bumi dan bangunan (PBB) misalnya, Bapenda telah meluncurkan inovasi BMW atau Bapenda Menyapa Warga di desa-desa.

Bergeser ke sektor pajak reklame, termasuk pajak hiburan, Bapenda Kabupaten Malang melalui unit pelaksana teknis pengelolaan pendapatan daerah (UPT PPD) telah aktif melakukan pendataan potensi pajak di wilayah Kabupaten Malang.

Terbaru, petugas UPT PPD Turen telah melakukan pendataan reklame yang ada di wilayah Kecamatan Turen, Jumat (23/9/2022). "Kami akan terus melakukan pendataan dan penyuluhan kepada masyarakat dan wajib pajak. Dengan begitu, kami berharap pajak daerah termasuk pajak hiburan targetnya bisa segera terealisasi," tukasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru