Cekcok Masalah Patok, Nyawa Seorang Perempuan Melayang

Sep 23, 2022 18:32
Tempat kejadian perkara pembunuhan di Desa Jlodro, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban (23/09/2022). ( Screenshot video warga Jlodro for Jatim TIMES))
Tempat kejadian perkara pembunuhan di Desa Jlodro, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban (23/09/2022). ( Screenshot video warga Jlodro for Jatim TIMES))

JATIMTIMES- Seorang perempuan berinisial T (60) tahun, warga Dusun Krajan, Desa Jlodro, Kecamatan Kenduruan, Tuban, ditemukan tewas di persawahan, Jumat (23/9/2022) sore. Ada luka terbuka di tenggorokan sebelah kanan.

Informasi yang dikumpulkan, penganiayaan disertai pembunuhan terhadap T dilakukan pria berinisial G (67) pada Jumat siang. Pelaku disebut  tega melayangkan bacokan dengan  sebilah bendo ke leher korban. Pelaku  dan korban terlbat cekcok masalah patok saat bersua di jalan persawahan. 

Ketika itu awalnya  tersangka G bertanya kepada korban T di area persawahan. “Wong patok kok mbok cabuti (patok mengapa kok dicabuti)?” tanya G.

Lalu dijawab oleh korban T dengan kalimat, “Lha aku bener (lha saya benar).” 

Pelaku G lalu melanjutkan perjalanan di areal persawahan. Namun, korban T kembali mengatakan, “Lha kowe ape opo nek patok tak cabuti  (Lha kamu mau apa kalau patok saya cabuti)?”

Kelimat iti yang membuat keduanya cekcok. Pelaku G yang sakit hati atas jawaban T lantas melakukan pembacokan  sebanyak 3 kali. Akibatnya, T bersimbah darah dan Meninggal dunia. 

Selesai pembacokan itu, selanjutnya pelaku menyerahkan diri ke Polsek Kenduruan.

Terpisah, Kapolsek Kenduruan Iptu Agus Tri Wahyudi mengatakan bahwa pelaku telah diamankan beserta barang bukti. Perkara pidana ini telah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Tuban. "Pelaku dan barang bukti dilimpahkan ke Satreskrim Polres Tuban," ujarnya.

Sementara Kades Jlodro Suroso membenarkan adanya pembunuhan terhadap seorang perempuan pada siang hari di wilayah desanya. Namun,  dirinya belum mengetahui motif yang pasti atas pembunuhan tersebut. 

Dia selaku pimpinan Desa Jlodro masih mengurus serta mengantar  jenazah korban untuk dibawa ke Rumah Sakit Ali Mansur Jatirogo. “Saya masih ngantar jenazah di rumah sakit Jatirogo," ucap Suroso.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru