Kunjungi Desa Senggreng, Ombudsman RI Tinjau Pelayanan Pecel Tempe Mendoan

Sep 22, 2022 17:27
Ketua Ombudsman RI, Mukhammad Najih saat memberikan arahan di Desa Senggreng. (Foto: Istimewa).
Ketua Ombudsman RI, Mukhammad Najih saat memberikan arahan di Desa Senggreng. (Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Inovasi Pelayanan Cepat Tanpa Meninggalkan Kerjoan atau Pecel Tempe Mendoan ternyata juga menarik perhatian Ombudsman Republik Indonesia (RI). Setelah sebelumnya, inovasi Desa Senggreng tersebut mendapat apresiasi dari Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil).

Bahkan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa turut mengapresiasi dengan mengunggah video hasil peliputan JatimTIMES di akun instagram pribadinya @khofifah.ip. Siapa sangka, video yang viral dan beredar di media sosial (medsos) itu juga membawa Ketua Ombudsman RI Mukhammad Najih untuk datang ke Desa Senggreng. 

"Bahwa inovasi yang telah dilakukan oleh Desa Senggreng sudah terbaca secara nasional, karena sudah diviralkan lewat medsos. Mudah-mudahan bukan Kades (kepala desa) nya saja yang viral, tapi tim inovasi dan desanya juga," ujar Najih, Kamis (22/9/2022).

Kedatangannya bersama rombongan ke Desa Senggreng tersebut untuk meninjau langsung penyelenggaraan pelayanan publik di Desa Senggreng. Sekaligus untuk memberikan apresiasi atas inovasi yang diciptakan. 

"Sangat saya beri apresiasi, meski saya tidak bawa penghargaan. Tapi setidaknya saya ingin datang dulu. Mungkin dalam kesempatan ini, saya sampaikan apresiasinya," terang Najih. 

Menurutnya, terkait inovasi memang diperlukan sebuah dukungan dari semua pihak. Termasuk dari lembaga-lembaga pemerintah. Baik di tingkat daerah hingga tingkat kementerian. Ia menyebut dukungan itu bisa dilakukan dengan memberikan sebuah apresiasi atau penghargaan secara langsung. 

"Apakah reward itu berupa insentif anggaran pembiayaan atau dalam bentuk penghargaan lainnya," imbuh Najih.

Untuk itu dirinya berharap agar inovasi yang sudah muncul di Kabupaten Malang, termasuk di Desa Senggreng bisa terus dipertahankan. Bahkan, juga diharapkan turut menginspirasi desa atau daerah lain untuk berinovasi dalam hal pelayanan publik. 

"Mudah-mudahan inovasi ini terus berkembang dan tidak berhenti, sebagai bentuk nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik," jelas Najih. 

Dirinya juga memberikan saran kepada Pemdes Senggreng terkait inovasi Pecel Tempe Mendoan tersebut. Yakni diharapkan di dalam pelayanannya, ditambahkan ruang untuk menyampaikan tanggapan masyarakat atas pelayanan melalui inovasi tersebut. 

"Umpan balik ini yang diperlukan. Apakah memang benar masyarakat terbantu dengan inovasinya, atau mungkin bahkan malah banyak keluhan. Inilah yang nanti bisa menjadi penilaian," pungkas Najih. 

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Senggreng Rendyta Witrayani Setyawan mengatakan bahwa masyarakatnya cukup antusias terhadap inovasinya tersebut. Hal itu ditunjukan dengan ratusan permohonan dari masyarakat terkait pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) melalui layanan inovasi tersebut. 

"Jadi antusias masyarakat itu ternyata tinggi sekali. Dan yang kami rasakan, kesadaran masyarakat untuk mengurus adminduk ini meningkat. Ada sekitar 200 yang mengajukan permohonan melalui Call Center Pecel Tempe Mendoan, dan saat ini masih banyak yang diproses, mungkin besok jadi," ujar wanita yang akrab disapa Dita ini. 

Sebagai informasi, dalam kunjungan tersebut, Ketua Ombudsman RI Mukhammad Najih didampingi Wakil Bupati (Wabup) Malang Didik Gatot Subroto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru