Polsekta Lowokwaru Beber Kronologi Detail Mahasiswa UM Diduga Lakukan Percobaan Bunuh Diri

Sep 21, 2022 10:40
Wall climbing yang berada di area UM yang dipanjati mahasiswa UM karena sedih neneknya meninggal dunia. (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Wall climbing yang berada di area UM yang dipanjati mahasiswa UM karena sedih neneknya meninggal dunia. (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Polsekta Lowokwaru membenarkan adanya  aksi seorang mahasiswa baru Universitas Negeri Malang (maba UM) yang diduga melakukan percobaan bunuh diri. Ternyata, maba tersebut meluapkan kesedihannya ketika mendapatkan informasi bahwa neneknya meninggal dunia. 

Info awal yang beredar, maba tersebut diduga melakukan aksi percobaan bunuh diri karena ibunya  meninggal dunia.

Kapolsekta Lowokwaru AKP Anton Widodo mengatakan bahwa anggotanya pada Selasa (20/9/2022)  malam berhasil membujuk maba UM tersebut untuk turun dari wall climbing di UM. Aksi merayu agar mahasiswa tersebut turun tersebut terjadi sekitar satu jam lamanya.

“Iya benar, tapi bukan percobaan bunuh diri. Yang bersangkutan bisa dibawa turun dengan selamat,” ujar Anton, Rabu (21/9/2022) pagi.

Usai mengevakuasi mahasiswa tersebut, Anton mendapatkan informasi bahwa mahasiswa tersebut berinisial R (19), asal Aceh. Malam itu, R nekat untuk menaiki wall climbing yang berada di area UM Malang karena kesedihan yang dirasakan sangat mendalam.

Awalnya, saat bermain basket bersama teman-temannya, R mendapatkan informasi bahwa neneknya yang berada di Aceh meninggal dunia. Sehingga, diduga R meluapkan kesedihan dengan naik ke wall climbing dan berteriak-teriak.

“Bukan mau bunuh diri, tapi ingin meluapkan kesedihan setelah mendapat kabar neneknya meninggal dunia,” kata Anton.

Menurut Anton, dari pengakuan R, dia menaiki wall climbing karena kaget dapat informasi neneknya yang merawat sejak kecil meninggal dunia. “Hanya ingin teriak sekeras-kerasnya karena sejak kecil R dirawat oleh neneknya yang meninggal itu,” terang Anton.

“Saat main basket, yang bersangkutan menerima kabar itu. Tapi kurang dari satu jam berhasil dibawa turun dan kini yang bersangkutan sudah pulang ke tempat asalnya,” tambah Anton.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru