Hijaukan Alam, Peserta Lomba Kampung Bersinar DLH Kota Malang Diajak Maksimalkan Potensi Lingkungan

Sep 20, 2022 15:20
Peserta Lomba Kampung Bersinar DLH Kota Malang saat berfoto bersama juri. (Foto: Pipit Anggraeni/JatimTIMES).
Peserta Lomba Kampung Bersinar DLH Kota Malang saat berfoto bersama juri. (Foto: Pipit Anggraeni/JatimTIMES).

JATIMTIMES – Antusias masyarakat Kota Malang untuk turut serta dalam Lomba Kampung Bersih, Sehat, Indah, Asri, dan Rapi (BERSINAR) semakin luar biasa. Selama tahap penjurian, seluruh peserta lomba tak mau kalah untuk saling unjuk gigi dalam menyuguhkan sederet inovasi yang dikembangkan di masing-masing lingkungan.

Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kota Malang Sri Puji Astuti pun meminta seluruh peserta Lomba Kampung Bersinar untuk terus mengembangkan potensinya. Sehingga, bisa memberikan sumbangsih positif untuk kesehatan dan kebersihan lingkungan Kota Malang, di samping juga untuk merebut predikat pertama dalam lomba Kampung Bersinar.

DLH-Kampung-bersinar-11baf337b4652f572.jpg

“Akhir September ini hasil penjurian akan diumumkan. Jangan pernah berhenti untuk berkarya,” katanya di sela agenda monitoring dan penjurian Kampung Bersinar yang dilaksanakan di RW 4 Kelurahan Kesatrian, Kota Malang, Selasa (20/9/2022).

Dalam kesempatan itu, perempuan berhijab tersebut juga menyarankan masyarakat tak hanya mempercantik lingkungan, melainkan juga menjadikan lingkungan yang aman dan nyaman untuk anak-anak. Salah satunya dengan menyediakan lahan bermain permainan tradisional untuk anak-anak. Sehingga anak-anak bisa bersosialisasi dan tidak memiliki ketergantungan dengan gadget.

“Lahan yang kosong agar dimanfaatkan juga untukk tempat bermain anak-anak, supaya anak-anak juga semakin betah tinggal di lingkungannya,” tambahnya.

DLH-Kampung-bersinar-22bc308d2b07f6d9e.jpg

Lebih jauh perempuan yang akrab disapa Eni itu berharap agar para peserta Lomba Kampung Bersinar lebih termotivasi untuk bisa turut serta dalam perlombaan di tingkat provinsi dan nasional. Sehingga bisa turut mengelola lingkungan yang baik dan asri serta menularkannya ke berbagai daerah untuk kesehatan bumi.

“Jangan setengah-setengah supaya hasilnya maksimal. Kalau masuk madya maka akan kami daftarkan ke proklim tingkat nasional. Kemudian akan dijadikan destinasi belajar daerah lain sebagai tempat belajar. Keahlian daur ulang ditularkan agar warga termotivasi dan menambah pundi-pundi rupiah untuk keluarga masing-masing dan menambah income keluarga. Kalah masuk peringkat berikutnya tolong jangan patah semangat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Juri Lomba Kampung Bersinar Wasto menambahkan, pengelolaan dan penghijauan lingkungan RW 4 Kelurahan Kesatrian cukup bagus. Namun ia menyarankan agar pembibitan tak hanya dilakukan secara personal di masing-masing rumah saja, melainkan juga bisa tersentral di satu titik.

DLH-Kampung-bersinar-3327389e545a3b69e.jpg

“Tapi untuk penghijauan masih sebagian kecil. Ada spot yang belum tertanami. Ini diharapkan sebagai motivasi agar depan rumah ditanami tanaman. Sehingga bisa kompak merawat tanaman di depan rumah masing-masing,” imbuh Wasto.

Selain itu, lanjutnya, vertikal garden yang ada agaknya lebih dimaksimalkan dengan menyediakan regenerasi agar tak habis dimakan usia. Sehingga vertikal garden yang ada bisa terus tumbuh dengan tanaman yang segar dan bermanfaat.

"Tanaman toga juga banyak dan itu mendukung kesehatan lingkungan. Tanaman hasil alam itu manfaatnya luar biasa, hanya memang kita belum mengetahui dan terkecoh dengan produksi yang dijual di luaran. Maka seluruh tanaman toga dan sayuran yang bagus untuk kesehatan penanamannya agar dimaksimalkan,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru