Pengrajin Alat Musik Jawa

Sep 20, 2022 10:48

Usaha pengrajin alat musik Jawa milik Bapak Marsono yang beralamat Kadipolo, Sendangtirto, Kec. Berbah, Kabupaten Sleman, yang telah lama berdiri sejak 1987. Usaha ini memproduksi berbagai alat musik  jawa namun yang sering beliau produksi yaitu gamelan.

 Bahan produksi tersebut menggunakan besi, kuningan, dan k8ayu Jawa. Konsumen untuk usaha ini mayoritas dari bidang pendidikan dan hiburan. Harga yang ditawarkan tergantung kualitas kayu yang diinginkan konsumen, mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah.

Dalam industri pengrajin alat musik Jawa ini termasuk dalam industri kecil atau usaha mikro kelas menengah (UMKM). Usaha ini jarang digeluti oleh para wirausaha dan sangat kecil akan persaingan pasar.

 Selain itu, usaha ini tidak hanya memproduksi alat musik jawa tapi beliau menyediakan jasa servis dalam merapikan laras-laras sehingga para pelanggan bisa memakai kembali tanpa membeli yang baru. Hal itu termasuk salah satu keunggulan usaha ini. Pak Marsono dapat memproduksi 1-3 set alat musik jawa dalam jangka 2 bulan produksi yang menghasilkan omzet bersih 4 juta satu setnya.

“Sebelum pandemi usaha saya memakai karyawan, tetapi saat pandemi ada suatu problem nasional yaitu monggok 2 tahun karena masalah covid tersebut membuat kesenian saat itu mati kutu” ujar Marsono, pengrajin alat musik Jawa di Kadipolo, Berbah.

Namun usaha ini memiliki kendala di dunia industri di sentra kerajinan alat musik jawa saat ini mengalami penurunan drastis, yang biasanya mendapatkan orderan 4 set alat musik jawa perbulannya. Saat ini faktor utama kurangnya ketersediaan bahan baku yang sangat terbatas serta kurang minatnya para oknum.

“Walaupun ada beberapa kendala hambatan dalam usaha saya, saya berinovasi dengan balance usaha itu tetap bertahan dengan pemasaran promosi  melalui informasi perorangan/individual dari pelanggan,nnf” ujar pak Marsono saat diwawancarai oleh Afisa Nur Maulidha.

Harapan bapak Marsono selaku pengrajin alat musik Jawa? “Saya berharap dengan usaha ini dapat menguri-uri kebudayaan dengan tujuan agar kaula muda menyukai kesenian jawa terutama karawitan serta saya disini  bisa mengembangkan usaha yang sudah turun temurun dari orang tua agar dapat berkembang dan tetap terlestarikan alat musik Jawa.”

 

Penulis : Afisa Nur Maulidha, Ignatius Soni Kurniawan, S.E., M.Sc. (UST)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru