Beredar Pesan Suara Menyebut Sekelompok Mahasiswa Menyebarkan Virus AIDS Bermodus Cek Kesehatan, Polisi Pastikan Hoaks

Sep 19, 2022 18:59
Tangkapan layar pesan berantai berisi pesan suara yang menyebut ada oknum mahasiswa menyebar virus AIDS. (Foto: Tangkapan Layar/ Istimewa).
Tangkapan layar pesan berantai berisi pesan suara yang menyebut ada oknum mahasiswa menyebar virus AIDS. (Foto: Tangkapan Layar/ Istimewa).

JATIMTIMES - Sejumlah warga digegerkan sebuah pesan berantai yang beredar di beberapa grup WhatsApp. Isi pesan tersebut merupakan pesan suara yang mengatakan bahwa ada sejumlah mahasiswa yang sedang berkeliling dan sedang meminta sampel darah kepada sejumlah warga. 

Dalam pesan suara itu disebutkan bahwa sekelompok mahasiswa itu akan menyebarkan virus AIDS melalui jarum suntik yang akan digunakan untuk mengambil darah. Pesan suara itu menggunakan bahasa Jawa.

"Assalamualaikum, iki enek informasi nek onok sekelompok mahasiswa soko Kalimantan ngider neng omah-omah e uwong, kuwi njaluk sampel darah, kuwi ngono nyebarno virus AIDS lewat jarume. Dadi tulung sampean share nang grup RT, ndang disampekno tenanan. Iki maeng wes teko Kendal Sidodadi digoleki polisi langsung ngilang," sebagian isi pesan suara yang tersebar melalui grup WhatsApp. 

Dalam video yang diterima media ini, video yang berisi pesan suara tersebut berisi sebuah tangkapan layar percakapan seseorang. Dimana isi dalam percakapan tersebut juga menginformasikan hal serupa. 

Juga terlihat gambar sekelompok pemuda yang sedang melakukan aktivitas. Dalam percakapan tersebut, pengirim pesan menginformasikan jika menemukan sekelompok yang dimaksud di wilayah Sendangagung agar diamankan dulu bersama warga. 

Si pengirim pesan juga menyebut bahwa 30 menit yang lalu, kelompok yang dimaksud baru saja meninggalkan wilayah Ketangi. Penelusuran media ini, Ketangi merupakan sebuah dusun di Desa Sendangagung, Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang Jawa Tengah. 

Penelusuran lebih lanjut, dikutip dari liputan6.com, juga beredar kabar serupa. Bahkan hal tersebut telah dipastikan berita bohong atau hoaks. Dijelaskan bahwa kabar tersebut sebelumnya beredar di wilayah Bojonegoro. 

Bahkan pihak kepolisian setempat telah mengamankan pelaku pembuat rekaman adanya sekelompok mahasiswa yang menyebarkan virus HIV/AIDS melalui cek kesehatan dari rumah ke rumah di Bojonegoro.

"Pelaku seorang pria berinisial ZM warga Sukosewu Bojonegoro, diamankan di rumahnya setelah terbukti membuat informasi hoaks dan menyebarkannya," ujar Kapolsek Sukosewu Bojonegoro Iptu Moch Safi'i, dikutip dari liputan6.com

Iptu Safi'i mengatakan, pihaknya langsung bergerak mencari informasi terkait asal muasal pembuat video yang sudah meresahkan warga Bojonegoro tersebut. Setelah beberapa hari melakukan penyelidikan, akhirnya pihaknya berhasil mengungkap pemilik suara dalam rekaman tersebut.

"Begitu menyebut wilayah Sidodadi, kami segera bergerak dan Alhamdulillah sudah kami amankan," imbuhnya.

Ia menjelaskan, ZM awal mulanya mendapatkan informasi dari grup luar Bojonegoro. Namun dengan sengaja, ZM membuat rekaman ulang seakan akan kejadian berada di Bojonegoro dan disebarkan ke grup RT.

"Berawal dari penyebaran itu, rekaman suara tersebut menyebar hingga ke desa lain, bahkan menyebar ke seluruh wilayah Bojonegoro," pungkas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru