Satpol PP Kabupaten Malang Akan Usulkan Hidran Jadi Syarat Pendirian Pabrik

Sep 19, 2022 15:29
Kepala Satpol PP Kabupaten Malang Firmando Hasiholan Matondang.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Kepala Satpol PP Kabupaten Malang Firmando Hasiholan Matondang.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan mengusulkan agar pemasangan hidran menjadi salah satu standarisasi untuk setiap pembangunan di Kabupaten Malang. Terutama untuk pembangunan untuk pengembangan industri. 

Hal tersebut berkaca pada peristiwa kebakaran yang terjadi di Pabrik Kertas CV Kurnia Jaya pada Jumat (16/9/2022) lalu. Di mana dalam peristiwa tersebut, upaya pemadaman ternyata terkendala tidak adanya hidran di dalam area pabrik. 

"Kemarin kita tekankan ada dua sampai tiga hidran di tempat (Pabrik Kertas CV. Kurnia Jaya) itu," ujar Kepala Satpol PP Kabupaten Malang Firmando Hasiholan Matondang, Senin (19/9/2022) siang. 

Hal tersebut akan diusulkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk dapat dirumuskan menjadi sebuah kebijakan. Setidaknya menjadi salah satu aturan yang wajib dipenuhi sebelum pembangunan industri atau pabrik dilakukan. 

"Setidaknya bisa dirumuskan, misalnya bangunan pabrik dengan luas 3.000 meter persegi minimal ada satu hidran. Kalau perumahan yang di atas 1 hektare kan sudah kita wajibkan ada hidran," terang Firmando. 

Sementara itu terkait CV Kurnia Jaya yang saat ini belum beroperasi akibat kebakaran tersebut, Kepala Bidang (Bidang) Penanggulangan dan Pencegahan Kebakaran (PPK) Kabupaten Malang Goly Karyanto mengatakan, bahwa hidran menjadi syarat wajib yang harus dipenuhi oleh pihak pabrik. Hal itu juga sesuai dengan saran yang diberikan dalam inspeks pada dua tahun lalu. 

"Kami sudah bilang ke owner bahwa saat pembangunan pabrik agar bisa dilibatkan. Setidaknya untuk bisa memperhatikan fire protection. Tujuannya agar jika ada peristiwa serupa, bisa meminimalisir kejadian dan dampaknya," pungkas Goly. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Pabrik Kertas CV Kurnia Jaya mengalami kebakaran hebat pada Jumat (16/9/2022) lalu. Setidaknya, 50 persen area pabrik nyaris ludes dilahap api.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru