Mahasiswa Harus Tahu Zona Kos dan Kuliner Murah di Kota Malang

Sep 18, 2022 22:16
Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika (tengah kiri) bersama Ketua RW 02 Kelurahan Ketawanggede Firman Qusnul Arif saat melihat bazar kampung kuliner (foto: Hendra Saputra/ JatimTIMES)
Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika (tengah kiri) bersama Ketua RW 02 Kelurahan Ketawanggede Firman Qusnul Arif saat melihat bazar kampung kuliner (foto: Hendra Saputra/ JatimTIMES)

JATIMTIMES - Kota Malang memiliki satu lagi kampung tematik yang dapat menjadi referensi mahasiswa baru. Ialah zona kos dan kuliner murah yang terletak di Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Baru-baru ini, warga RW 02 Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang melaunching bazar Kampung Kuliner di Jalan Kertosentono, Minggu (18/9/2022).

Acara dimulai dengan senam sehat yang diikuti ratusan warga yang kemudian dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika dengan prosesi simbolis pemotongan tumpeng dan pita.

Usai prosesi simbolis, Made bersama istri langsung berkeliling ke setiap tenant warga yang sudah berjajar di pinggir jalan RW 02. Selain menyajikan berbagai macam kuliner, warga di sana juga ada yang menyediakan kebutuhan pokok.

Mengetahui ada kampung yang mandiri, Made mengaku sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Ketua RW 02 Ketawanggede untuk memulihkan kembali perekonomian warga. Terlebih, usai diterpa pandemi saat ini masyarakat sudah mulai bergairah untuk kembali memulihkan ekonominya.

“Dengan menggiatkan kembali UMKM bisa membantu memulihkan perekenomian. Warga bisa berbelanja tinggal keluar rumah, sedangkan yang berjualan dapat manfaat luar biasa dari acara ini,” kata Made.

Politisi PDIP ini berharap tak hanya di Ketawanggede yang mampu meningkatkan perekonomian seperti ini. Ia berharap khususnya wilayah di Kota Malang mampu memanfaatkan potensi yang ada untuk dibuat kampung tematik.

“Kalau Ketawanggede dari segi warganya banyak anak kos yang tentunya butuh kuliner. Mungkin di setiap wilayah masing-masing tematiknya berbeda. Tepat, saya rasa Pak RW ambil gagasan tahu pangsa pasarnya dengan acara ini,” tutur Made.

Sementara itu Camat Lowokwaru, Joao Maria Gomes je Carvalho atau yang akrab disapa Joe mengaku selepas pandemi, pihaknya telah memberikan arahan kepada setiap lurah agar mampu mendorong masyarakat melakukan pemulihan ekonomi. Di situ, Joe tidak membatasi kegiatan apa yang dilakukan.

“Sekitar 2-3 bulan lalu saya sudah sampaikan kepada bapak ibu lurah dalam rangka memulihkan ekonomi silahkan membuat kegiatan sifatnya bazar atau pasar yang melibatkan UMKM. Sehingga ekonomi bisa digerakkan kembali,” kata Joe.

Menurut Joe, kegiatan ini pertama yang dilakukan di Kecamatan Lowokwaru. Sehingga, ia berharap wilayah lain dapat memulihkan perekonomian dengan cara masing-masing.

“Saya apresiasi Pak Lurah dan Pak RW yang mampu menggelar kegiatan seperti ini. Sehingga ekonomi masyarakat kembali bergeliat,” imbuh Joe.

Di sisi lain, Ketua RW 02 Ketawanggede, Firman Qusnul Arif menjelaskan dalam kegiatan kali ini, total ada 85 stan UMKM yang berpartisipasi di bazar Kampung Kuliner ini.

“Di RW 02 sendiri ada 75 UMKM, sisanya ada dari RW lain. Kami pun juga sudah terdaftar di Pokdarwis, tujuannya ingin jadi RW mandiri,” beber Arif.

Arif sebagai inisiator gelaran Bazar Kampung Kuliner RW 02 ini mengaku tergerak karena melihat adanya potensi besar di wilayahnya. Terlebih pada pandemi lalu, warganya banyak yang berkeluh kesah karena kos yang semakin sepi.

Dari data yang dimiliki Arif, di wilayah Kelurahan Ketawanggede ada sekitar 5 ribu mahasiswa yang kos di sana. Paling banyak dari mahasiswa UB dan UIN Maliki Malang.

“Kalau di RW 02 sendiri ada sekitar 700 mahasiswa yang kos di sini. Nah ini kami manfaatkan dengan potensi kuliner, jadi warga tidak hanya menunggu pemasukan dari kos-kosan saja,” jelas Arif.

Rencananya Bazar Kampung Kuliner RW 02 ini akan digelar setap pekan dengan tema yang berbeda. Tujuannya menarik banyak massa dan menjadi ciri khas kampung.

“Dengan begini masyarakat bisa bergerak kembali ekonominya. Karena saat ini, kampus juga mulai aktif kembali,” tutur Arif mengakhiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru