Kebakaran Pandanlandung, 50 Persen Area Pabrik Kertas CV Kurnia Jaya Ludes

Sep 16, 2022 21:03
Salah satu area pabrik yang dilalap si jago merah, Jumat (16/9/2022).(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Salah satu area pabrik yang dilalap si jago merah, Jumat (16/9/2022).(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Sekitar 50 persen area pabrik kertas CV Kurnia Jaya ludes dilalap si jago merah pada peristiwa yang terjadi Jumat (16/9/2022) siang. Pantauan di lokasi kejadian, hingga pukul 19.45 WIB, upaya pemadaman masih terus dilakukan. 

Bias warna merah kobaran api juga masih terlihat menyala di salah satu titik kebakaran. Kepulan asap hitam juga masih terlihat tebal. 

"Dari keseluruhan area pabrik, yang terbakar 50 persen. 30 persennya sudah berhasil dipadamkan," ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang Firmando Hasiholan Matondang saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat (16/9/2022) malam.

Firmando mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus berupaya melokalisasi titik kebakaran. Tujuannya agar api tidak semakin merembet ke area lain di sekitar pabrik. 

"Kita masih fokus melokalisasi agar titik api tidak menyebar ke area lain. Hingga saat ini tinggal yang di bawah (area pabrik) berhasil dilokalisasi dan masih menyala. Memang cukup banyak material yang mudah terbakar," terang Firmando. 

Berdasarkan hasil identifikasi sementara, penyebab api cepat menjalar hingga menghanguskan kurang lebih 50 persen area pabrik karena banyaknya material yang mudah terbakar seperti kertasndan plastik.

"Jadi, yang di sebelah barat itu kertas-kertas. Kertas bungkus untuk franchise (fastfood) itu banyak diproduksi di sini. Lalu di sisi timur, itu plastik seperti cup-cup kopi itu juga diproduksi di sini," jelas Mando, panggilan Firmando.

Dalam upaya pemadaman tersebut, ada sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan. Rinciannya, 2 unit dari Kota Batu, 4 unit dari Kota Malang dan sebanyak 8 unit dari Kabupaten Malang. 

Hingga saat ini pihaknya juga masih belum memastikan berapa besar kerugian yang diakibatkan peristiwa tersebut. Termasuk untuk penyebab kebakaran, Mando  masih menunggu hasil koordinasi dengan pihak kepolisian. 

"Kalau kerugiannya masih belum (diketahui). Nanti mungkin langsung ke pemilik pabrik. Kalau penyebab kebakaran, nanti akan diidentifikasi oleh kepolisian," pungkas Firmando. 

Sebagai informasi peristiwa tersebut terjadi di satu area pabrik. Namun, secara administratif pabrik tersebut berada di dua wilayah kecamatan. Yakni di Desa Pandanlandung Kecamatan Wagir dan Desa Kalisongo Kecamatan Dau. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru