Perkuat Wawasan Kebangsaan, Pemkot Malang Kerja Sama dengan Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Sep 15, 2022 20:18
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko didampingi Kepala Bakesbangpol Kota Malang Rinawati (tengah) usai melakukan penandatanganan kerja sama terkait penguatan wawasan kebangsaan dengan Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Kamis (15/9/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko didampingi Kepala Bakesbangpol Kota Malang Rinawati (tengah) usai melakukan penandatanganan kerja sama terkait penguatan wawasan kebangsaan dengan Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Kamis (15/9/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bekerja sama dengan Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (Pusdiwasbang) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang terkait sinergitas penguatan wawasan kebangsaan untuk para mahasiswa. 

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemkot Malang yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Rinawati dengan Unitri Malang yang diwakili Ketua Dewan Pembina Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (Pusdiwasbang) Prof Wani Hadi Utomo. 

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Rektor Unitri Prof Eko Handayanto, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto, Dandim 0833/Kota Malang Letkol Kav Heru Wibowo Sofa, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur Umbu Ngadu Ndamu serta perwakilan dari Bakesbangpol Jawa Timur (Jatim) dan Badan Intelijen Strategis (BAIS) Jatim. 

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko menyampaikan, kegiatan penandatanganan kerja sama antara Pemkot Malang dengan Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan Unitri merupakan upaya bersama dalam memberikan penguatan literasi pemahaman wawasan kebangsaan bagi mahasiswa. 

Tandatangan.

Pihaknya menyebut bahwa sinergitas penguatan wawasan kebangsaan bakal terus dilakukan. Hal ini untuk memberikan bekal bagi para mahasiswa yang merupakan generasi calon pemimpin bangsa dan demi menyongsong Indonesia Emas 2045 mendatang. 

"Sebab itu, begitu studi di Malang, ada penguatan-penguatan semacam ini dan diberikan pesan-pesan oleh forkopimda termasuk saya dan pemerintahan supaya teman-teman juga punya bekal," ujar pria yang akrab disapa Bung Edi kepada JatimTIMES.com, Kamis (15/9/2022). 

Besar harapannya, dengan kegiatan sinergitas penguatan wawasan kebangsaan yang dilakukan secara terus-menerus bakal tercipta mahasiswa-mahasiswa yang memiliki intelektual bagus. Terlebih lagi, pihaknya juga mengatakan bahwa Unitri merupakan miniatur Indonesia. Pasalnya, mahasiswa di Unitri berasal hampir dari seluruh pelosok Nusantara.

"Kekuatan spiritual yang bagus tapi juga punya jiwa tanah air dan wawasan kebangsaan yang konkrit. Muatan-muatan dari nilai-nilai Pancasila, NKRI dan sebagainya, sehingga keberadaan mahasiswa generasi penerus ke depan betul-betul kita yakin mampu jadi penerus bangsa," ucap Bung Edi. 

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kota Malang Rinawati menambahkan, Unitri merupakan salah satu perguruan tinggi dari 59 kampus yang ada di Kota Malang. Pihaknya mengaku bahwa memang telah direncanakan terkait kerja sama dengan Unitri dalam hal sinergitas penguatan wawasan kebangsaan. 

"Dalam rangka penguatan, memang sudah punya wawasan karena kita kan beragam, sehingga perlu penguatan wawasan itu untuk bisa meminimalisasi potensi-potensi perbedaan-perbedaan biar tidak menjadikan masalah atau politik," ujar Rinawati. 

Tandatangan.

Menurut dia, sebagai generasi penerus bangsa, satu sama lain harus saling memahami, menghargai, menjunjung tinggi toleransi serta bersama-sama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

"Karena generasi muda kan generasi penerus bangsa. Otomatis harus nantinya yang memegang dan pemimpin-pemimpin kita kan generasi muda nanti sehingga dia akan terus menjaga keutuhan NKRI," imbuh Rinawati. 

Lebih lanjut, Rektor Unitri Prof Eko Handayanto mengatakan, kerja sama yang terjalin antara Pemkot Malang dengan Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan Unitri merupakan suatu hal yang membanggakan. Nantinya para mahasiswa akan terus ditekankan pada wawasan kebangsaan. 

"Jadi, supaya anak-anak mahasiswa ini betul-betul mendalami wawasan kebangsaan, jadi cinta betul dengan tanah air. Kebangsaan itu tidak hanya sekadar nasionalisme tapi di lingkungan sendiri. Kita kalau orang baru beradaptasi dengan lingkungannya agar menjadi lebih bagus lagi," tutup Eko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru