Diusulkan melalui PAK, Pemkab Malang Rencana Beri Beasiswa Siswa Madrasah

Sep 15, 2022 18:44
Bupati Malang HM. Sanusi saat mengunjungi salah satu sekolah.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Bupati Malang HM. Sanusi saat mengunjungi salah satu sekolah.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang berencana memberikan beasiswa bagi pelajar madrasah ibtidaiyah (MI) dan madrasah tsanawiyah (MTs). Rencananya, bantuan tersebut bakal diberikan kepada pelajar yang bersekolah di lembaga swasta maupun negeri.

Bupati Malang HM Sanusi mengatakan, dalam rencana tersebut,  Pemkab Malang akan menyiapkan anggaran Rp 16 miliar. Sementara jumlah siswa madrasah di Kabupaten Malang kurang lebih  160 ribu siswa.

"Per siswa direncanakan menerima sebesar Rp 100 ribu selama empat bulan. Jadi, anggarannya sebesar Rp 16 miliar," ujar Sanusi.

Sanusi mengatakan, hal tersebut masih direncanakan. Besar harapannya, rencana itu dapat direalisasikan pada mekanisme perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun 2022 ini.

Menurut Sanusi, kendati masih dalam perencanaan, pemberian beasiswa bagi pelajar madrasah ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Malang terhadap sektor pendidikan, hang juga masuk pada rencana pembangunan jarak menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Malang tahun 2021-2026.

"Hal ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Malang sebagaimana telah dituangkan dalam Misi 1 Pembangunan RPJMD Kabupaten Malang tahun 2021-2026. Yakni mewujudkan kesejahteraan rakyat, membangun sumber daya manusia unggul," terang Sanusi.

Sanusi menjabarkan, secara teknis siswa akan mendapat sebesar Rp 25 ribu per bulan. Sedangkan pada tahun 2023 mendatang, ia berencana menaikkan besarannya menjadi dua kali lipat atau sebesar Rp 50 ribu per bulan per siswa.

Itu artinya, jika dikalikan dengan jumlah siswa madrasah yang kurang lebih mencapai 160 ribu orang, maka anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 8 Miliar untuk 1 bulan. Dan jika dikalikan 12 bulan dalam 1 tahun, maka Pemkab Malang harus menyiapkan anggaran sebesar Rp 96 miliar untuk beasiswa itu.

"Untuk tahun 2023, kami upayakan beasiswa naik jadi Rp 50 ribu per siswa per bulan. Sehingga, nilainya sekitar Rp 96 miliar,” imbuh Sanusi.

Di sisi lain, bupati  menilai bahwa rencana beasiswa itu memang dibutuhkan, mengingat pendidikan menjadi salah satu pilar dalam upaya membangun kualitas sumber daya manusia (SDM). Apalagi,  pendidikanmenjadi salah satu variabel dalam menghitung indeks pembangunan manusia (IPM).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru