Kereta BBM Pertamina Anjlok di Malang, Jadi Tontonan Gratis Warga

Sep 14, 2022 18:59
Kereta api BBM milik Pertamina yang anjlok di Buk Gluduk jembatan Brantas, Kota Malang.(foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Kereta api BBM milik Pertamina yang anjlok di Buk Gluduk jembatan Brantas, Kota Malang.(foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Warga Jalan Panglima Sudirman, Kota Malang sekitar  Buk Gluduk  atau jembatan kereta api Brantas sempat dikagetkan dengan anjloknya kereta api (KA) pengangkut tangki BBM. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (14/9/2022) sekitar pukul 10.30 WIB siang tadi.

Manajer Humas Daop 8 Surabaya Luqman Arif membenarkan bahwa ada KA BBM yang anjlok. Bahkan anjloknya KA BBM ini dapat dilihat oleh pengguna jalan yang melintas di bawah jembatan.

Namun, Luqman menegaskan bahwa rangkaian KA BBM milik Pertamina dengan nomor perjalanan 2603 dari Malang tujuan Surabaya itu dalam keadaan kosong atau tak membawa muatan.

Berdasarkan laporan yang diterima Luqman, salah satu as roda KA mengalami trouble sehingga butuh maintenance. Alhasil, butuh waktu sekitar satu jam lebih atau pada pukul 11.50 WIB penanganan selesai dilakukan.

“Penyebab (anjloknya KA) akan ada tim yang melakukan penyelidikan. Namanya tim safety. Mencari tahu apa penyebabnya dari peristiwa itu. Karena prioritas kami mengembalikan utama posisi roda yang anjlok,” kata Luqman, Rabu (14/9/2022).

Karena terhenti selama kurang lebih satu jam, akibatnya perjalanan KA Penataran tujuan Malang-Blitar tertunda untuk keberangkatannya. Begitu juga dengan kedatangan KA barang dari Jakarta  ke Malang.

Oleh karena itu, PT KAI meminta permohonan maaf kepada semua penumpang KA pada jurusan dan waktu tersebut karena terganggu perjalanannya. “Terganggu perjalanannya sekitar 20 menitan. Tetapi untuk kondisi saat ini jalur yang ada sudah bisa dilewati meski harus dengan kecepatan terbatas (pelan),” ungkap Luqman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru