Songsong Indonesia Emas 2045, Wakil Ketua DPR Motivasi 4.527 Maba Unisma Jadi Generasi Unggul 

Sep 14, 2022 18:33
Muhaimin Iskandar saat memberikan motivasi kepada ribuan mahasiswa baru Unisma.(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Muhaimin Iskandar saat memberikan motivasi kepada ribuan mahasiswa baru Unisma.(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Wakil Ketua DPR Muhamain Iskandar mendorong penguatan untuk menjadi generasi unggul menyongsong Indonesia Emas 2045. Hal itu dia  tegaskan di hadapan 4.527 mahasiswa baru Universitas Islam Malang  (maba Unisma), Rabu (14/9/2022).

"Dari Unisma inilah, disiapkan pemimpin-pemimpin umat, pemimpin bangsa yang benar-benar memiliki kekuatan inteklkual dan kapasitas ilmu pengetahuan sekaligus pengetahuan dan komitmen yang tinggi kepada rakyat," ucapnya dalam penutupan Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (Oshika Maba) Unisma.

Untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, para mahasiswa Unisma yang merupakan bagian dari Nahdlatul Ulama (NU)  diharapkan mampu membawa perubahan ke arah yang lebih maju  dan ke arah yang lebih baik. Sebab, di Unisma, para mahasiswa dibekali dengan kemampuan pengetahuan teknologi yang mumpuni, termasuk juga spirit doktrin ideologi perjuangan ahlusunah waljamaah. 

Muhaimin  optimistis, ndonesia akan cepat maju apabila kampus yang merupakan bagian Nahdlatul Ulama ini secara terus-menerus berkembang dan  berbenah diri melakukan terobosan-terobosan untuk melahirkan lulusan yang benar-benar sesuai dengan cita-cita kelahiran Unisma. 

1

"Insya Allah di antara anak-anak semua ini, akan lahir pemimpin bangsa yang siap melakukan perbaikan dan perubahan. Saya yakin, di antara mahasiswa ini, akan jadi pemimpin, kalau nggak presiden minimal menteri," ucapnya.

Hal ini juga menjadi sebagian wujud dari kekuatan intektual Nahdlatul Ulama. Sehingga, bekal tersebut akan mampu  memberikan kontribusi positif untuk bangsa, termasuk juga semakin menguatkan kekuatan yang dimiliki Nahdlatul Ulama sehingga mampu merahmati Indonesia maupun seluruh dunia.

Menurut Muhaimin, mahasiswa baru saat ini memang lahir di era yang begitu besar dan penuh tantangan. Dunia tenagah mengalami masa sulit akibat pandemi hingga ancaman peperangan. Saat ini, seluruh negara di dunia tengah memasuki masa sulit. Bahkan, negara seperti Srilanka telah bangkrut dan menjadi negara yang gagal.

Untuk itu, para mahasiswa akan menyaksikan dan menjadi bagian untuk menjawab pertanyaan, apakah Indonesia sebagai sebuah bangsa yang besar, kaya raya , penuh dengan berbagai potensi sumber daya alam, potensi budaya dan peradaban, akan menjadi bangsa yang gagal atau justru selamat menjadi bangsa yang kuat dan bangsa yang menyelamatkan bangsa lainnya.

"Saya berani  bersaksi, selagi keluarga besar Nahdlatul Ulama tetap kuat dan kokoh, maka negeri ini akan menjadi penyelamat. Bukan saja bangsanya, tetapi juga untuk negara-negara yang lainnya," tandas Muhaimin. 

Keyakinan itu, lanjut pria yang akrab disapa Cak Imin itu, lantaran bangsa ini memiliki potensi sumber daya alam yang sangat kaya. Meski telah dieksploitasi secara besar-besaran, kekayaan sumber daya alam negeri masih berlimpah.

Maka dari itu, rumus sederhana jika bangsa ini ingin cepat mengatasi keadaan dengan baik, haruslah mampu  memanfaatkan sumber daya yang ada dengan tepat dan efektif dalam pengelolaan sumber daya yang ada.

Hari ini, bunga utang negara mencapai Rp 400 triliun. Utang tersebut sebenarnya mampu untuk dibayar dengan cepat. Kembali lagi, caranya adalah dengan mampu mengelola sumber daya alam dengan cepat.

"Dengan kejujuran, dengan Iistikamah menjalankan roda kenegaraan dan pemerintahan ini dengan berdasarkan perintah, warisan, ajaran dan yang paling kongkrit mandat kelahiran negeri ini, yaitu Undang-Undang Dasar 1945.
Dan siapa yang bisa mengontrol dan menjaga khittah konkeit UUD 1945, di situlah yang akan membawa bangsa ini selamat dan menyelamatkan bangsa yang lain," terangnya. 

Kemudian, sumber daya manusia bangsa ini sangatlah besar jumlahnya. Ini menjadi potensi dan kekuatan yang luar biasa.  Angkatan muda yang dimiliki bangsa ini sangatlah besar. Terlihat pada 2024 nantinya, pemilih dari angkatan muda mencapai lebih dari 45 persen. 

"Artinya, sumebr daya kita didominasi kaum muda yang punya energi , kemampuan beroikir, kecepatan gerak jauh lebih baik dibandingkan dengan generasi bangsa lain. Modal kita sumber daya manusia adalah kekuatan yang bukan saja jadi energi yang menggerakkan solusi persoalan bangsa. Dua modal ini sudah sangat luar biasa untuk mengatasi bangsa kita," pungkas Muhaimin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru