Prihatin dengan Kondisi PPP, PAN Tegaskan Kondisi KIB Tetap Solid dan Terbuka untuk Parpol Lain

Sep 12, 2022 11:39
Sekretaris Jenderal DPP PAN Eddy Soeparno didampingi Bendahara DPD PAN Kota Malang Pujianto saat berada di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang, Sabtu (10/9/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Sekretaris Jenderal DPP PAN Eddy Soeparno didampingi Bendahara DPD PAN Kota Malang Pujianto saat berada di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang, Sabtu (10/9/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengaku prihatin melihat kondisi internal dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Terlebih lagi, PPP juga merupakan rekan dalam satu koalisi di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Di mana dalam KIB hingga saat ini diperkuat oleh Partai Golongan Karya (Golkar), PAN dan PPP. Dengan adanya permasalahan di dalam internal PPP, pihaknya berharap agar permasalahan tersebut dalam diselesaikan dengan tuntas. 

"Kami berharap kondisi ini bisa segera terselesaikan dan PPP sebagai Partai Islam modern di Indonesia bisa bersama dengan kami untuk tetap berkontribusi pada masyarakat," ungkap Eddy kepada JatimTIMES.com. 

Pihaknya mengaku, meskipun di dalam internal PPP saat ini masih terjadi permasalahan, Eddy menegaskan bahwa KIB yang diperkuat oleh tiga partai politik (parpol) ini masih solid menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. 

"Terkait KIB kami tegaskan sampai saat ini sangat solid," tegas Eddy yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini. 

Menurutnya, KIB dibangun atas sebuah gagasan bersama antar tiga parpol yakni Partai Golkar, PAN dan PPP. Di mana ketiganya diikat dengan membangun suatu konsep bersama yakni konsep politik ide dan gagasan, bukan politik identitas. 

"Jadi keterikatan di KIB ini bukan berasal dari orang per orang tapi sebuah gagasan besar yang terlembagakan di dalam sebuah wadah KIB itu," terang Eddy. 

Disinggung mengenai dinamika yang terjadi di internal elit PPP, Alumnus Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) ini mengatakan bahwa persamaan ketiga parpol di KIB merupakan persamaan dan kerja sama antar lembaga. 

"Jadi bukan kerjasama perorangan sehingga kami merasa ke depannya KIB tetap akan solid bersama-sama," tegas Eddy. 

Sementara itu, di tengah kondisi saat ini, pihaknya mengatakan bahwa KIB masih membuka peluang bagi parpol lain, baik dari parpol yang ada di parlemen maupun parpol non parlemen untuk bergabung ke dalam KIB. 

"Kita sangat terbuka terhadap mereka yang ingin bergabung, sangat welcome dengan KIB asal kita mengusung agenda yang sama. Kita menolak politik identitas kita mengusung politik gagasan," ujar Eddy. 

Lebih lanjut, disinggung mengenai penentuan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), pihaknya masih akan membahas dalam Rapat Pimpinan Nasional DPP PAN. Pasalnya, PAN telah mengeluarkan sembilan nama capres untuk Pemilu 2024 saat Rapat Kerja Nasional DPP PAN beberapa waktu yang lalu. Salah satu nama yang diusulkan sebagai capres yakni Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan. 

Dalam Rapimnas DPP PAN yang akan digelar dalam waktu dekat nantinya dari sembilan nama akan dikerucutkan menjadi tiga sampai lima nama capres. Selanjutnya akan dilakukan pembahasan bersama rekan-rekan di KIB. 

"Mudah-mudahan bisa membahasnya berdasarkan musyawarah mufakat di antara teman-teman KIB. Dari situ secara kolektif teman-teman bertiga mengumumkan pada publik siapa yang akan diusung di Pilpres 2024," pungkas Eddy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru