Wali Kota Sutiaji Ucapkan Terima Kasih kepada Semua Pihak yang Sukseskan Karnaval Kota Malang Bangkit Bermartabat

Sep 11, 2022 20:14
Wali Kota Malang Sutiaji saat berangkatkan peserta Karnaval Kota Malang Bangkit Bermartabat yang dimulai dari Jalan Jenderal Basuki Rahmat hingga Jalan Ijen, Kota Malang, Minggu (11/9/2022). (Foto: Dok. JatimTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji saat berangkatkan peserta Karnaval Kota Malang Bangkit Bermartabat yang dimulai dari Jalan Jenderal Basuki Rahmat hingga Jalan Ijen, Kota Malang, Minggu (11/9/2022). (Foto: Dok. JatimTIMES)

JATIMTIMES- Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang sukseskan Karnaval Kota Malang Bangkit Bermartabat, baik dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, komunitas hingga masyarakat umum yang menonton berlangsungnya karnaval. 

Karnaval Karnaval Kota Malang Bangkit Bermartabat diikuti 34 rombongan. Ke 34 rombongan peserta ini terdiri dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lima kecamatan, BUMD Kota Malang, hingga komunitas masyarakat turut meramaikan Karnaval Kota Malang Bangkit Bermartabat dengan berbagai kostum adat istiadat. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh komunitas terutama sahabat-sahabat kami dari ASN yang kami terjunkan langsung," ujar Sutiaji kepada JatimTIMES.com, Minggu (11/9/2022). 

Peserta pawai budaya Kota Malang

Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang ini menyampaikan, dengan adanya Karnaval Kota Malang Bangkit Bermartabat yang diimbau masing-masing peserta menampilkan ragam budaya Indonesia, merupakan salah satu upaya Pemkot Malang untuk mensyukuri kemerdekaan Ke-77 Republik Indonesia. 

"Bentuk nilai-nilai patriotismenya untuk mensyukuri kemerdekaan tentu ini juga sambil promosi dengan apa yang sudah disampaikan oleh Pemerintah Kota Malang," tutur Sutiaji. 

Sutiaji beserta Ketua TP PKK Kota Malang Widayati Sutiaji yang mengenakan baju adat dari Padang, Sumatera Barat didampingi Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko yang mengenakan baju adat dari Nangroe Aceh Darussalam (NAD). 

"Saya pakai Sumatera Barat, kalau pak wawali dari Aceh. Ini (untuk) menunjukkan saya kok pantes gitu aja," kata Sutiaji. 

Peserta pawai budaya Kota Malang

Menurutnya, Karnaval Kota Malang Bangkit Bermartabat merupakan pawai budaya yang ditujukan untuk lahan berkreasi dan saling memberikan apresiasi antar satu pihak dengan yang lainnya. Di mana Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, ras, agama dan budaya. Pihaknya juga ingin mengenalkan bahwa Kota Malang merupakan miniatur Indonesia. 

"Agamanya banyak, kepercayaan nya juga demikian, tapi kita tetap satu tujuan bahwa Indonesia tetap berdiri tegak, merah putih tetap berkibar, yang terakhir tentu membangun itu tidak mudah, kita jaga persatuan dan kesatuan," tegas Sutiaji. 

Dengan adanya kegiatan pawai budaya dalam acara bertajuk Karnaval Kota Malang Bangkit Bermartabat ini juga sangat berdampak kepada para pedagang makanan, minuman, hingga penjual jasa Make Up Artist (MUA). Terlebih lagi setelah dua tahun lebih kegiatan pawai budaya terhenti akibat pandemi Covid-19, akhirnya di tahun 2022 digelar kembali. 

"Ya saya kira secara otomatis (dampak ekonomi) ya. Ini tadi aja yang dari MUA saya tanya ada yang mendatangkan dari Blitar, Tulungagung, Trenggalek. Karena di wilayah sini sudah banyak yang habis. Termasuk kostumnya juga," ucap Sutiaji. 

"Itu artinya ini ada pergerakan tapi tetap dijaga bahwa kita masih dalam kondisi Covid-19. Mudah-mudahan ini akan bisa menjadi tengara kita akan bangkit," imbuh Sutiaji. 

Peserta pawai budaya Kota Malang

Lebih lanjut, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat umum yang telah menonton pawai budaya Karnaval Kota Malang Bangkit Bermartabat mulai dari kawasan Kayutangan atau Jalan Jenderal Basuki Rahmat hingga Jalan Ijen. 

Sutiaji juga bersyukur karena cuaca ketika pawai budaya Karnaval Kota Malang Bangkit Bermartabat berlangsung sangat mendukung. Tidak panas, juga tidak hujan. 

"Mudah-mudahan ini adalah pertanda bahwa Malang sudah mulai bangkit bermartabat. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih, juga peran serta luar biasa dari teman-teman media yang sudah menyampaikan dan memviralkan kegiatan pada hari ini," terang Sutiaji.  

Sementara itu, pihaknya juga menghaturkan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan di Kota Malang yang perjalannya terganggu atas kegiatan ini. Sutiaji pun menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan acara tahunan yang satu tahun sekali digelar.

"Sekali lagi kami atas nama warga Kota Malang memohon maaf sebesar-besarnya. Bahwa ini kan tahunan. Mudah-mudahan masyarakat juga memahami akan hal itu," pungkas Sutiaji.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru