Akses Pantai Sendang Biru Tergenang Air, Warga Lakukan Pembersihan

Sep 11, 2022 17:24
Petugas BPBD Kabupaten Malang saat melakukan proses evakuasi di Desa Sitiarjo yang tergenang luapan air sungai. (Foto : BPBD Kabupaten Malang for Jatim TIMES)
Petugas BPBD Kabupaten Malang saat melakukan proses evakuasi di Desa Sitiarjo yang tergenang luapan air sungai. (Foto : BPBD Kabupaten Malang for Jatim TIMES)

JATIMTIMES - Hujan deras yang terjadi sejak Sabtu (10/9/2022) memicu sederet musibah di Kabupaten Malang turut berdampak pada akses pariwisata. Jalan menuju Pantai Sendang Biru tergenang air hingga 50 sentimeter.

Dari data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, tercatat ada puluhan rumah warga di Desa Sitiarjo yang tergenang air.

"Kenaikan debit air pada wilayah Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumawe (Sumbermanjing Wetan) mencapai 20 sentimeter hingga kurang lebih satu meter. Dari data yang kami terima, pada siang hari tadi kurang lebih ada 15 rumah warga yang tergenang air," kata Kepala BPBD Kabupaten Malang Muhammad Nur Fuad Fauzi.

Kepada Jatim Times, Fuad merinci sebanyak empat rumah warga yang terendam air terjadi di Kampung Palung, Desa Sitiarjo. Sedangkan 11 rumah lainnya terjadi di barat Pasar Sitiarjo.

"Selain menggenangi belasan rumah warga, akses jalan yang ada di kawasan Pasar Sitiarjo juga tergenang air setinggi kurang lebih satu meter," imbuh Fuad.

Tidak hanya itu, masih menurut Fuad, akses jalan menuju Sendang Biru tepatnya di jembatan penghubung juga terendam air setinggi kurang lebih 50 sentimeter.

"Saat ini kondisi debit air sudah mulai surut, Tim Reaksi Cepat (TRC) beserta relawan dan warga masih di lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan," terang Fuad.

Meski menggenangi belasan rumah warga dan akses jalan serta fasilitas umum, tidak ada korban jiwa akibat musibah yang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Malang tersebut.

"Korban jiwa nihil, terkait berapa nilai kerugian materiil masih dalam pendataan," ujarnya.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis ada sekitar 28 rumah warga di Desa Sitiarjo yang tergenang air. Meski jumlahnya mencapai puluhan, tetapi hingga kini tidak ada warga yang mengungsi.

Alasannya, hingga menjelang Minggu (11/9/2022) sore air yang sempat menggenangi rumah warga terpantau mulai surut.

Seperti yang sudah diberitakan, curah hujan yang tinggi memicu terjadinya beberapa bencana di Kabupaten Malang. Selain genangan air di Desa Sitiarjo yang bersumber dari luapan Sungai Panguluran yang ada di Desa Sumberagung dan Kedung Banteng meluap. Beberapa akses jalan di Kecamatan Ampelgading juga sempat lumpuh akibat longsor.

Dikabarkan, akses jalan penghubung antara Desa Lebakharjo dan Desa Purwoharjo Kecamatan Ampelgading sempat tertutup pohon akibat longsor.

"Hulu Sungai Panguluran di Desa Sumberagung dan Kedung Banteng kondisi pagi tadi masih hujan ringan, sedangkan tinggi muka air sempat mencapai 225 sentimeter. Anggota TRC sudah di lokasi, genangan air di Sitiarjo sudah mulai surut," tutup Fuad.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru