BPHTB Dominasi Pendapatan Pajak Daerah Kabupaten Malang, hingga September Kantongi Rp 105,9 Miliar

Sep 10, 2022 21:02
Kepala Bapenda Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara saat menjabarkan capaian pajak daerah di Kabupaten Malang. (Foto : Dokumen Jatim Times)
Kepala Bapenda Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara saat menjabarkan capaian pajak daerah di Kabupaten Malang. (Foto : Dokumen Jatim Times)

JATIMTIMES  - Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mendominasi perolehan pendapatan pajak daerah di Kabupaten Malang. Hingga awal September 2022, sektor pajak BPHTB yang dikelola oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, sudah mencapai Rp 105.925.712.459.

"Dari data yang kami terima, hingga periode 8 September 2022 pajak daerah sektor BPHTB sudah mendulang pendapatan mencapai lebih dari Rp 105,9 miliar," kata Kepala Bapenda Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara kepada JatimTIMES.com.

Perlu diketahui, pajak daerah sektor BPHTB pada tahun 2022 di target bakal mendulang pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Malang hingga Rp 123.000.000.000.

Dari target tersebut, hingga September 2022 sudah terealisasi nyaris 100 persen. "Hingga awal September (2022) target BPHTB sudah terealisasi 86,12 persen," imbuh Made.

Jika dibandingkan dengan bulan sebelummya, yakni pada Agustus 2022, pajak daerah sektor BPHTB mengalami peningkatan pendapatan hingga Rp 4.838.173.341.

"Hingga bulan Agustus capaian BPHTB mencapai lebih dari Rp 101 miliar. Sedangkan pada awal bulan ini (September) sudah bertambah sebanyak Rp 4,8 miliar menjadi Rp 105,9 miliar," jelasnya.

Jika mengacu pada tren positif tersebut, Made optimistid  target pendapatan pajak daerah di sektor BPHTP bakal terealisasi. Sebab, meski masih menyisakan beberapa waktu hingga tutup buku, target BPHTB sudah nyaris terealisasi 100 persen.

"Jika mengacu pada data tahun-tahun sebelumnya, pajak daerah di sektor BPHTB memang selalu mendominasi pendapatan pajak di Kabupaten Malang. Kami berharap targetnya (pajak BPHTB) tahun 2022 ini segera bisa terealisasi," tukasnya.

Sekedar informasi, target pajak daerah di Kabupaten Malang pada tahun 2022 ditarget memperoleh pendapatan Rp 414.491.130.963. Sementara itu, hingga awal September 2022, target tersebut sudah terealisasi 58,84 persen atau Rp 243.903.407.517.

Sedangkan dari 10 sektor pajak yang dikelola Bapenda Kabupaten Malang yakni pajak BPHTB, hotel, restoran, hiburan, reklame, pajak penerangan jalan (PPJ), mineral bukan logam dan batuan (MBLB), parkir, air tanah, pajak bumi dan nangunan (PBB)). Sektor BPHTB mendominasi perolehan pajak di Kabupaten Malang.

"Dari realisasi seluruh target pajak yang kami (Bapenda) kelola, sekitar 43 persen berasal dari perolehan pajak BPHTB. Kami yakin jika capaian ini bisa bertahan, maka taget pajak selain BPHTB juga bisa segera terealisasi," pungkas Made.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru