66 Buruh Pabrik Rokok dan Pencari Kerja Ikuti Pelatihan Bakery Chef Hotel Berbintang

Sep 10, 2022 20:36
Suasana pembukaan pelatihan bakery di Aston Inn Kota Batu, Sabtu (10/9/2022). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Suasana pembukaan pelatihan bakery di Aston Inn Kota Batu, Sabtu (10/9/2022). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Para pencari kerja dan buruh pabrik rokok di Kota Batu selama 11 hari bakal mendapatkan pelatihan bakery bersama para chef andal di hotel berbintang. Dalam pelatihan itu nantinya, akan banyak diberikan beragam keterampilan membuat beragam kue manis dan asin.

Pelatihan bakery ini dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batu Erwan Puja Fiatno di Aston Inn Kota Batu, Sabtu (10/9/2022). Namun pelatihan baru dimulai pada 11 September 2022 untuk buruh pabrik rokok.

Sementara, pelatihan bagi para peserta pencari pekerja baru dimulai pada 19 September- 1 Oktober 2022 mendatang. Ya pelatihan ini terbagi menjadi dua kategori untuk 20 orang buruh pabrik rokok dan 40 orang para pencari pekerja di Kota Batu.

Dalam pelatihan ini, Dinas Tenaga Kerja Kota Batu tak main-main dengan menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) Kota Batu. Selama pelatihan,  akan ada teori dan praktik.

“Untuk teorinya akan diberikan tentang budaya kerja, membuat administrasi, prosedur kesehatan dan keamanan, pemasaran, soft skill, dan SOP,” ucap Ketua LPKS Among Tamu Wisata Didik Rocky Wahyono.

Sementara untuk praktik, peserta akan diajak membuat spons cake, bon burger, roll cake, bon hot dog, donut kentang, puff pastry, pie, danish croissant, bluder, cream brulee, nugget, dan sebagainya.

“Harapannya setelah mereka mendapatkan pelatih ini bisa memunculkan ide membuat sesuatu yang khas, seperti Jogja punya bakpia, Bali punya pie susu. Semoga nanti bisa muncul,” ujar  Rocky.

Suasana pembukaan pelatihan bakery di Aston Inn Kota Batu, Sabtu (10/9/2022). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Kegiatan ini digelar menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau sehingga melibatkan buruh pabrik rokok sehingga ke depan diharapkan memiliki kemampuan lain.

Erwan menambahkan, setiap tahunnya Pemkot Batu mendapatkan anggaran tersebut saran pertama pada buruh pabrik rokok, kemudian para pencari kerja. Sehingga dengan pelatihan ini para peserta bisa memiliki keahlian membuat bakery yang berkualitas.

“Yang diharapkan ke depannya bisa mengembangkan usaha secara mandiri, dan memberdayakan masyarakat sekitar,” ujar Erwan.

Lalu mengapa pelatihan yang dipilih adalah bakery? Karena itu sesuai dengan survei para peserta memilih bidang tersebut. “Sebelum pelatihan ada survey, dan minatnya banyak dibakery. Sehingga nanti jauh lebih bermanfaat," ujar Erwan.

Selain pelatihan, peserta juga akan diajak studi banding di beberapa daerah lain untuk menambah wawasan pengetahuan. Tidak hanya itu. Selain pelatihan bakery, juga akan ada pelatihan barista, perhotelan, dan menjahit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru