Tekan Inflasi, Wali Kota Batu Mulai Galakkan Gerakan Tanam Tanaman Panganan

Sep 09, 2022 14:07
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, bersama Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, serta Kepala OPD di lingkungan Pemkot Batu kompak membagikan bibit serta penanaman tanaman pangan di belakang Sendratari Arjuna Wiwaha, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jumat (9/9/2022).
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, bersama Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, serta Kepala OPD di lingkungan Pemkot Batu kompak membagikan bibit serta penanaman tanaman pangan di belakang Sendratari Arjuna Wiwaha, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jumat (9/9/2022).

JATIMTIMES - Untuk mengendalikan infalasi daerah Pemkot Batu berupaya untuk memperkuat pertahanan pangan di Kota Batu. Karena itu Gerakan Tanam Tanaman Panganan mulai dilakukan.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, bersama Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemkot Batu kompak membagikan bibit serta penanaman tanaman pangan di belakang Sendratari Arjuna Wiwaha, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jumat (9/9/2022).

Bibit yang ditanam itu mulai dari cabai, jagung, ubi dan singkong. Totalnya yang akan ditanam sejumlah 1.500 polybag bibit juga di sejumlah tanah kas desa di seluruh Kota Batu.

Setelah usia tanaman itu 3 hingga 6 bulan dan berhasil, nantinya tidak akan dijual melainkan dibagikan kepada warga Kota Batu.

“Saya titip nanti ketika 3 atau 6 bulan lagi panen, hasil panen tanaman pangan tersebut tidak dijual. Melainkan dibagikan ke masyarakat dan sebagai upaya menekan Inflasi sekaligus memperkuat pertahanan pangan Kota Batu,” ungkap Dewanti.

Penanaman ini, sekaligus menandai dimulainya program gerakan tanam cabai dan pemanfaatan pekarangan oleh masyarakat, yang dimulai dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Batu. Dewanti pun mengimbau ASN menanam 5 bibit cabai besar atau kecil.

“Seluruh ASN sudah diimbau untuk menanam setidaknya 5 bibit cabe besar maupun kecil. Nantinya, akan diselenggarakan sidak untuk melihat kondisi bibit cabe tersebut,” ungkap Dewanti.

Dewanti menambahkan, bahan pangan menjadi salah satu pemicu inflasi, untuk itu salah satu upaya yang dilakukan Pemkot Batu untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan melakukan penanaman tanaman pangan khususnya cabai.

Menurutnya, bawang merah dan cabe merupakan komoditas pertanian yang menjadi penyumbang inflasi tertinggi di Indonesia. Untuk itu perlu adanya gerakan nyata untuk pencegahan inflasi di Kota Batu.

Gerakan tanaman pangan cepat panen menjadi solusi dari ketahanan pangan Kota Batu. Terutama saat ancaman inflasi dan kelangkaan pangan, gerakan tanaman pangan cepat panen bisa memperkuat ketahanan pangan dan menekan angka inflasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru