Sekda Kabupaten Malang Pantau Langsung Program BMW di Dau untuk Optimalisasi PBB

Sep 08, 2022 17:52
Kepala Bapenda Kabupaten Malang Made Arya Wedantara.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Kepala Bapenda Kabupaten Malang Made Arya Wedantara.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat memantau jalannya program Bapenda Menyapa Warga (BMW) di Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kamis (8/9/2022) siang. Tinjauan tersebut sebagai bentuk komitmen atas arahan Bupati Malang HM. Sanusi untuk memantau progres terkait apa yang telah diprogram oleh setiap organisasi perangkat daerah (OPD).

Menurut Wahyu Hidayat, dari hasil pantauannya tersebut, didapati bahwa perolehan jenis pajak bumi dan bangunan (PBB) di Kecamatan Dau relatif cukup baik. Apalagi jika dibandingkan dengan kecamatan lain. PBB sendiri juga menjadi salah satu pajak yang berkontribusi pada pendapatan asli daerah (PAD).

"Hasil sementara, kami dapat laporan dari camat, rata-rata dari desa terkait target PBB, kalau dilihat masih belum (memenuhi target), tapi perkembangannya relatif baik dari kecamatan lain," ujar Wahyu  di Kantor Kecamatan Dau, Kamis (8/9/2022).

Berdasarkan data dari Bapenda Kabupaten Malang, hingga saat ini perolehan PBB di Kecamatan Dau sudah 47,77 persen dari target sebesar Rp 2.922.702.453. Atau sudah tercapai sebesar Rp 1.396.204.065.

Sementata itu, menurut Wahyu, jika dikalkulasi sesuai perhitungan dalam satu tahun hingga bulan Desember, seharusnya menjelang deadline pada akhir September ini, perolehan PBB sudah sebesar 60 persen. Untuk itulah,  pihaknya akan terus mendorong perangkat yang bersangkutan agar perolehan pajak bisa optimal.

"Untuk itu, saya akan terus mendorong Pak Camat dan Kades agar bisa sesuai dnegan target yang dibuat oleh mereka. Kalau kita melihat dan diakumulasi rata-rata, masih di bawah 50 persen. Harusnya kan sudah sekitar 60 persen," ucap Wahyu.

Sekda Kabupaten Malang Wahyu Hidayat didampingi Kepala Bapenda Kabupaten Malang Made Arya Wedantara usai meninjau pelaksanaan Program BMW di Kecamatan Dau.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang Made Arya Wedantara mengatakan bahwa menjelang deadline pembayaran PBB pada 30 September 2022 mendatang, Tim PBB Bapenda Kabupaten Malang turun ke desa-desa untuk memantau progres perolehan PBB. Hal tersebut untuk melakukan evaluasi.

"Jadi, mulai Selasa (7/9/2022) kemarin, tim (PBB) Bapenda sudah turun ke desa-desa untuk mengevaluasi capaian PBB dengan didampingi petugas khusus PBB di setiap kecamatan," ujar Made saat mendampingi Sekda Wahyu Hidayat.

Made berharap bahwa melalui program BMW ini, potensi pajak yang sebenarnya ada di Kabupaten Malang bisa tergali lebih optimal. Sebab, dari sejumlah desa yang telah didatangi Bapenda untuk Program BMW, setidaknya ada 500 wajib pajak yang melakukan update dan pemutakhiran data.

"Di Kecamatan Dau saja kemarin laporan yang sudah masuk itu ada sekitar 2.000 data yang telah di-update. Tapi itu baru tiga desa dan hingga saat ini masih terus berproses," pungkas Made.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru