Alami Muntah setelah 16 Hari Tak Makan, Kini Sang Penghuni Gua Doyan Sayur Segar

Sep 08, 2022 16:20
Sang penghuni goa selama 30 tahun, Kakek Yudi saat disuguhi camilan, minuman, dan lontong lauk sayur olahan segar yang disediakan pengelola Griya Lansia Husnul Khatimah. (Foto : Ashaq Lupito / JatimTIMES)
Sang penghuni goa selama 30 tahun, Kakek Yudi saat disuguhi camilan, minuman, dan lontong lauk sayur olahan segar yang disediakan pengelola Griya Lansia Husnul Khatimah. (Foto : Ashaq Lupito / JatimTIMES)

JATIMTIMES - Yudi Iswantoro, kakek 72 tahun yang sempat tinggal  sendirian di dalam gua selama lebih dari 30 tahun, kini  sedang berjuang untuk bisa kembali makan.

Itu karena, setelah  dievakuasi dari gua Gunung Bale, Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Kakek Yudi masih sering muntah-muntah setelah mengonsumsi makanan.

"Sementara nyemprot nek dahar, namung saget maem sekedik. (Sementara ini masih muntah kalau dibuat makan. Hanya bisa untuk makan sedikit)," kata Kakek Yudi kepada JatimTIMES di Griya Lansia Husnul Khatimah, Wajak.

Meski merasa masih susah makan, Kakek Yudi mengaku tidak ada masalah jika menengak minuman mineral maupun sereal. "Seng gak iso maem tok, tapi nek ngunjuk saget sekedik-sekedik (Yang susah untuk makan, tapi kalau minum bisa)," kelakarnya.

Kendati masih susah mengonsumsi makanan berat, Kakek Yudi mengaku jika saat ini kondisinya sudah mendingan jika dibandingkan saat masih tinggal di dalam gua untuk bertapa.

"Sak niki raos'e sampun mendingan ketimbang pas dereng teng mriki (Sekarang rasanya sudah membaik daripada sebelum dibawa ke yayasan lansia)," ungkap kakek yang dikaruniai tujuh orang anak tersebut.

Seperti yang sudah diberitakan, Jumat (2/9/2022) tim gabungan dari Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) Lawang beserta relawan Arela (Arek-Arek Lawang) mengevakuasi kakek Yudi ke Yayasan Griya Lansia Husnul Khatimah.

Saat itu, sebelumnya tim gabungan mendapat informasi bahwa  ada seorang kakek yang tinggal sebatang kara di sebuah gua. Relawan lalu  memilih mengevakuasi yang bersangkutan lantaran mengalami sakit.

Selain itu, kondisi tempat tinggal yang kurang layak, yakni hanya beralaskan kardus bekas dan berselimut kain sarung, membuat tim gabungan memilih membawa Kakek Yudi ke puskesmas.

Setelah mendapatkan penanganan medis,  perwakilan keluarga Kakek Yudi beserta muspika dan relawan sepakat untuk membawa kakek yang kini sudah berusia lebih dari kepala tujuh itu ke yayasan jompo yang ada di Kecamatan Wajak.

Dari hasil liputan eksklusif JatimTIMES beberapa waktu lalu, kakek Yudi mengaku bertapa selama 30 tahun lima bulan 80 hari untuk mendapatkan ilmu. Dari hasil bertapanya, Kakek Yudi mengaku mendapat petunjuk. Salah satunya petunjuk jika Indonesia akan mengalami pagebluk.

Sementara itu, salah satu pengelola Griya Lansia Husnul Khatimah Muhammad Kholidur Rozi menyebut, efek muntah yang dialami Kakek Yudi disebabkan karena yang bersangkutan lama tidak makan dan minum.

Maklum saja, selama kurang lebih 30 tahun bertapa di dalam gua, Kakek Yudi hanya makan dan minum seadanya dari hasil minta-minta kepada warga sekitar gua. Sedangkan selama 16 hari sebelum dievakuasi, kakek Yudi menderita sakit karena sama sekali tidak makan dan minum.

"Dari informasi yang kami peroleh, Kakek Yudi selama 16 hari sakit dan tidak bisa makan. Jadi saat ini kalau waktu makan atau di suapi kadang-kadang masih muntah," kata pria yang akrab disapa Ozzi ini.

Sebagai gantinya, lanjut  Ozzi, pihak pengelola yayasan menyuapi Kakek Yudi dengan bubur dan minuman sereal. Selain itu, pengelola menyediakan aneka camilan dan sayur olahan untuk berjaga-jaga jika kakek Yudi lapar dan ingin makan sendiri.

"Ini ada sayur seger, jare sampean senengane sayur seger. Ini juga ada lontong. (Ini kami sediakan sayur olahan segar, katanya senang makan sayur-sayuran. Ini juga ada lontong.)," kata Ozzi kepada Kakek Yudi saat wartawan berkunjung.

Terakhir, Ozzi mewakili pengelola Griya Lansia Husnul Khatimah berharap Kakek Yudi bisa segera pulih dan bisa beraktiviitas bersama puluhan lansia yang kini tinggal bersamanya.

"Makan yang banyak, biar segera pulih kesehatannya. Bisa jalan lagi, ikut banyak kegiatan bersama 80 teman lansia lainnya. Dinsini banyak kegiatan, ada ngaji, senam, jalan-jalan. Tapi yang terpenting sehat dulu, makan yang banyak dulu," tukas Ozzi yang disauti anggukan kepala oleh Kakek Yudi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru