Abu Janda Mulai Kritisi Pemerintah, Ini Pernyataannya Soal Harga BBM

Sep 07, 2022 14:12
Antrean pengendara saat membeli BBM di Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)
Antrean pengendara saat membeli BBM di Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)

JATIMTIMES - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tengah menjadi sorotan dari berbagai pihak. Bahkan Abu Janda pun ikut mengkritisi soal harga BBM yang dirasa lebih mahal ketimbang negara lain.

Pada sebuah unggahan video Tik Tok @newsupdate02 Abu Janda mengajak menghitung harga BBM di Indonesia dan membandingkannya dengan negara tetangga. “Ini hitung-hitungan saya orang bodoh,” ucap Abu Janda.

Abu menjelaskan, beberapa saat Presiden Joko Widodo mengucapkan harga pertalite RON 90 tidak bersubsidi Rp 17.100 per liter. Sementara harga RON 89 Rp 8.900 sekarang naik menjadi Rp 10.900.

Harga BBM di SPBU Vivo tersebut tidak disubsidi. Kemudian Abu Janda mulai membandingkan dengan harga bensin di negara tetangga Malaysia.

Harga bensin RON 97 di Malaysia dengan kualitas jauh di atas pertalite RM 4.30 atau Rp 14.200 per liter. Harga tersebut tidak disubsidi.

“Artinya jika semua harga bensin tidak disubsidi, harga bensin di Indonesia paling mahal,” ucap Abu Janda.

Lantas Abu Janda pun mempertanyakan kesalahan harga tersebut ada di Pertamina. Sebab dirasa tidak efisien, dengan biaya produksi yang terlalu tinggi.

“Jadi yang harus dibenahi ini Pertamina. Masak jualan bensin paling mahal rugi pula Rp 191 triliyun,” terang Abu Janda.

“Maaf pak Erick Thohir, katanya bapak lagi benah-benah BUMN? benahin ni pak. Cc: pak Basuki Tjahaya Purnama assalamualaikum wr. wb,” tutup Abu Janda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru