Data Penerima BLT BBM di Kabupaten Malang Masih Tunggu Hasil Rapat

Sep 06, 2022 16:45
Antrean di salah satu SPBU yang ada di Kabupaten Malang setelah adanya penyesuaian harga BBM. (Foto : Humas Polres Malang for JatimTIMES)
Antrean di salah satu SPBU yang ada di Kabupaten Malang setelah adanya penyesuaian harga BBM. (Foto : Humas Polres Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Hingga Selasa (6/9/2022), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang masih menggodok jumlah data penduduk yang berhak mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM).

Bupati Malang HM. Sanusi menyebut, jumlah pasti terkait data penduduk yang berhak menerima bantuan sosial (bansos) dari Kementrian Sosial (Kemensos) tersebut baru bisa disampaikan setelah rapat pembahasan berlangsung.

"Sampai saat ini belum (diketahui jumlah data penerima BLT BBM di Kabupaten Malang). Masih akan dibahas dalam rapat terkait data BLT BBM itu," kata bupati Malang saat ditemui di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (6/9/2022).

Sanusi menyebut, penentuan penerima BLT BBM dari pemerintah pusat tersebut masih harus melalui berbagai kajian dan pertimbangan. Salah satunya, mempertimbangkan dampak sosial yang terjadi di tengah masyarakat Kabupaten Malang setelah  BBM mengalami penyesuaian harga.

"Tentunya juga perlu mempertimbangkan seberapa dampak (kenaikan harga BBM) terhadap ekonomi dan sosialnya," imbuhnya.

Sekadar informasi, bantuan sosial berupa BLT BBM merupakan gagasan pemerintah pusat guna menekan dampak adanya kenaikan harga BBM.

Rencananya, BLT BBM ini bakal diserahkan kepada kurang lebih 20,65 juta penerima di seluruh Indonesia. Dengan adanya trobosan tersebut, pemerintah berharap bisa terjadi peningkatan daya beli serta mengurangi beban yang dialami oleh keluarga prasejahtera.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat menuturkan, pembahasan jumlah data penerima BLT BBM dari pemerintah pusat melalui Kemensos tersebut bakal dilangsungkan pada akhir pekan ini.

"Hari Jumat besok (9/9/2022) akan kami lakukan rapat terkait berapa dan bagaimana," tukasnya saat ditemui di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (6/9/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru