Gelontor Rp 6 Miliar, Tahun Ini Pemkot Batu Bedah 201 Rumah KPM

Sep 04, 2022 17:32
Salah satu rumah yang dibedah tahun sebelumnya. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Salah satu rumah yang dibedah tahun sebelumnya. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Setiap tahun Pemkot Batu memprogramkan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) atau bedah rumah. Pada  2022 ini, ada peningkatan jumlah rumah yang dibedah dibandingkan 2021 lalu.

Tahun 2021 lalu ada 167 RTLH yang dibedah di tiga kecamatan. Sementara pada  2022 ini, jumlahnya bertambah 34 RTLH atau menjadi 201 keluarga penerima manfaat (KPM)  di tiga kecamatan.

Dalam bedah rumah,  masing-masing KPM menerima  bantuam senilai Rp 30 juta. Dengan demikian, untuk 201 RTLH, pagu yang disiapkan sejumlah Rp 6,4 miliar.

Mereka yang menerima bantuan itu tentunya sudah memenuhi syarat. Misalnya status lahan milik pribadi. “Paling terpenting yang menerima RTLH ini status tanahnya adalah milik pribadi,” ucap Wakil Wali Kota Batu.Punjul Santoso.

Adanya bedah RTLH ini juga upaya untuk meningkatkan status Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Selain itu agar warga Kota Batu bisa hidup lebih layak. 

Sementara, Kepala Dinas Sosial Kota Batu Ririk Mashuri menambahkan, 201 KPM itu rinciannya 67 KPM ditetapkan SK wali kota tahap I dan 75 KPM masuk SK tahap II. “Sedangkan 59 proposal belum masuk,” ucap dia.

Ririk berharap program RTLH bisa terlaksana pada perubahan anggaran keuangam (PAK) atau dimungkinkan bisa berjalan pada bulan September ini. “Semoga RTLH ini bisa terlaksana pada bulan ini,” tutup Ririk. 

Sedangkan pada tahun 2021, untuk 167 unit rumah yang dibedah, dana yang digelontorkan mencapai Rp 5 miliar. Sementara, tahun 2020, anggaran yang digelontorkan untuk bedah rumah mencapai Rp 4,8 miliar untuk  160 unit.  Dan, pada  2019 silam, Pemkot Batu melakukan rehabilitasi  103 rumah dengan total anggaran Rp 3,8 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru