Gubernur Khofifah Target Vaksin Inavac Diproduksi Akhir September 2022

Sep 02, 2022 18:37
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.(Foto: Istimewa).).
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.(Foto: Istimewa).).

JATIMTIMES - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menargetkan pada akhir September 2022 mendatang, Vaksin Inavac sudah bisa diproduksi. Vaksin itu merupakan inisiasi dari sejumlah ilmuwan di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya

Hal tersebut disampaikan Khofifah melalui unggahan di akun twitter @JatimPemprov. Selain itu, Khofifah menyebut bahwa jika vaksin itu sudah mendapat izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) maka akan segera didistribusikan ke masyarakat. 

"Setelah Vaksin Inavac mendapat izin dari BPOM, maka sudah siap diproduksi sendiri dan disebar ke seluruh masyarakat Jawa Timur," ujar Khofifah. 

Vaksin Inavac diperkirakan dapat memberikan efikasi atau tingkat kemanjuran dengan persentase yang tinggi dalam melawan berbagai varian Virus Corona yang terdeteksi di Indonesia.

Di mana, dari informasi yang dihimpun, sudah ada 4 varian virus corona yang terdeteksi di Indonesia. Yakni Mereka adalah varian Alpha (B117), varian Beta (B1351), varian Delta (B1617) dan varian Omicron. 

Sebagai informasi, Vaksin Inavac ini merupakan hasil pengembangan oleh Unair Surabaya dengan PT Biotis Pharmaceutical Indonesia. Di mana, sebelumnya bernama vaksin merah putih. Dan yang memberi nama menjadi Vaksin Inavac adalah Presiden Joko Widodo. Sementara itu, vaksin ini sudah melalui sejumlah tahapan uji klinis. Dalam uji klinis fase pertama pada 8 Februari 2022 ada sebanyak 90 subjek relawan yang terlibat. 

Sedangkan pada uji klinis fase kedua, totalnya sebanyak 5.405 subjek relawan yang terlibat. Rinciannya yakni, sebanyak 405 subjek relawan pada uji klinis 27 Maret 2022 dan sebanyak 5.000 subjek relawan pada 27 Maret 2022. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru