Bocah di Kota Malang Alami Bullying Hingga Trauma, Polisi Bergerak Selidiki

Sep 02, 2022 08:53
Salah satu adegan yang menunjukkan bocah mengalami bullying (foto: tangkapan layar video)
Salah satu adegan yang menunjukkan bocah mengalami bullying (foto: tangkapan layar video)

JATIMTIMES - Beredar video di sejumlah WhatsApp Grup (WAG) seorang bocah laki-laki mengalami bullying yang dilakukan teman-temannya. Peristiwa tersebut diduga terjadi di Kota Malang.

Meski hanya berdurasi 8 hingga 17 detik, namun cukup menunjukkan bahwa ada satu bocah yang mengalami perundungan.

Dalam video tersebut terlihat satu bocah dibully oleh sekitar tiga temannya. Sekilas, memang anak tersebut terlihat seperti bermain layaknya anak seusianya, namun ternyata bocah tersebut mengalami perundungan.

Bocah laki-laki tersebut dalam video terlihat digebuk menggunakan bantal ketika bersandar di tempat duduk di dalam sebuah rumah. Kemudian video berikutnya juga menunjukkan bahwa bocah tersebut dibedaki wajahnya hingga tak bisa melawan.

Yang paling parah, bocah tersebut sampai dilepas pakaiannya oleh sejumlah teman-temannya hingga hanya menggunakan celana dalam.

Karena tak bisa melawan, bocah tersebut pun akhirnya hanya bisa menangis ketika mendapat perlakuan seperti itu.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febrianto Prayoga saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Bahkan saat ini, pihak orang tua korban telah membuat laporan peristiwa tersebut ke Unit PPA.

Dalam kasus ini, Bayu mengaku perlu berhati-hati dan menggandeng psikolog. Karena peristiwa ini menimpa anak di bawah umur.

“Sudah kami tangani dan akan kami panggil beberapa saksi. Anak ini (korban) trauma kami terapi, berikan trauma healing di sini untuk penanganan awal korban. Kita perlu berhati-hati kita akan minta hasil visum, kita juga akan melihat psikologis korban,” kata Bayu saat dikonfirmasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru