Malangtimes

Miris, Warga Kabupaten Malang Ternyata Doyan Buang Makanan

Sep 01, 2022 19:37
Ilustrasi sampah yang ada di Kabupaten Malang (Foto : Dokumen JatimTIMES)
Ilustrasi sampah yang ada di Kabupaten Malang (Foto : Dokumen JatimTIMES)

JATIMTIMES - Warga Kabupaten Malang ternyata sangat gemar membuang makanan. Berdasarkan data yang di dapat Jatim Times dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang, nyaris sekitar 65 persen sampah organik yang ada di Kabupaten Malang, sebagian di antaranya merupakan sampah dari sisa makanan.

"Sampah di Kabupaten Malang didominasi sampah organik, dari total sampah yang ada saat ini antara 60 sampai 65 persennya merupakan sampah organik dari tanaman hingga sisa makanan," kata Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kabupaten Malang Renung Rubiyatadji.

Mirisnya, dijelaskan Renung, nyaris separuh dari sampah organik di Kabupaten Malang tersebut bersumber dari sisa makanan yang dibuang oleh warga Kabupaten Malang.

"Kalau dari itu (persentase sampah organik, Red), sekitar 50 persennya merupakan sisa makanan. Sedangkan 50 persen sisanya dari sampah organik lainnya," jelas Renung.

Sebagai acuan, merujuk dari pemberitaan yang sudah dipublis JatimTIMES.com, sampah yang berhasil diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada di Kabupaten Malang hanya mencapai kisaran 1.000 ton per hari.

Perlu diketahui, jumlah tersebut juga tidak sampai 50 persen dari total volume sampah yang ada di Kabupaten Malang. Sebab, berdasarkan pantauan DLH Kabupaten Malang, sampah yang dihasilkan dari masyarakat hingga rumah tangga pada saat ini masih banyak yang dibuang sembarangan. Bukan ke TPA, melainkan dibuang ke sungai hingga di pingir jalan

Jika hanya merujuk dari data sampah yang dibuang ke TPA tersebut, dalam sehari dimungkinkan ada sekitar 325 ton sisa makanan di Kabupaten Malang yang dibuang ke tempat sampah.

Namun demikian, meski terkesan menyayangkan, Renung menyebut jika sampah organik tidak selamanya merugikan. Sebab, sebagian diantaranya masih bisa diolah untuk dimanfaatkan lagi. Termasuk untuk dijadikan pupuk kompos.

"Sampah organik ini sebenarnya bisa saja jadi beban tapi juga bisa dijadikan kompos, kan ada kompos dari sisa makanan itu yang bisa diolah sendiri. Jadi antara sampah organik dari daun-daunan dan ini (makanan) disendirikan. Tapi memang harus memilah dulu," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru