Hadiri Temu Bisnis HPN, Menko Marves Puji Ketahanan Ekonomi Desa dan Pesantren

Sep 01, 2022 18:17
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan berfoto bersama pengurus HPN dan para pengusaha nahdliyyin (Ist)
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan berfoto bersama pengurus HPN dan para pengusaha nahdliyyin (Ist)

JATIMTIMES - Nahdlatul Ulama dan Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) diminta untuk serius menggarap potensi bisnis yang bertumpu pada UKM pesantren dan ekonomi pedesaan.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi (Marves) RI, Luhut Binsar Pandjaitan saat menjadi pembicara kunci dalam Silaturahmi Nasional dan Temu Bisnis Pengusaha Nahdliyin di Hotel El Royal Banyuwangi, Kamis (1/9/2022). 

Dijelaskan Luhut, jika keberadaan pesantren sebagai sebuah komunitas yang turut andil dalam pergerakan ekonomi. Termasuk Usaha Kecil Menengah (UKM) di dalamnya, memiliki peran besar bagi daya tahan ekonomi Indonesia dalam melewati masa sulit akibat pandemi dan krisis global. 

Selain pesantren, perputaran dana desa di seluruh Indonesia cukup signifikan memberikan efek positif dalam stabilitas ekonomi. Presiden Jokowi telah memerintahkan jajaran terkait untuk mendorong dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Rakyat di bawah tidak boleh ada yang menderita, terlebih lagi mengalami krisis pangan. 

Pihaknya juga menyampaikan, jika Indonesia patut bersyukur. Sebab, krisis di Indonesia tertangani lebih baik, dibandingkan negara-negara lain termasuk Amerika Serikat. 

"Kenapa terjadi, karena ketahanan kita di bawah sangat kuat, terutama di desa dan masyarakat," jelas Luhut yang dalam kunjungannya juga menghadiri acara simposium dan Expo UKM Pesantren.

Di situ, pihaknya juga meminta, kalangan pengusaha nahdliyin untuk lebih memperkuat ketahanan yang telah dibangun saat ini. Hal ini tentu, agar Indonesia bisa pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat.

Dewan Pakar Pengurus Pusat DPP HPN, KH Noor Shodiq Askandar menambahkan, dalam temu bisnis HPN ini juga dilakukan penguatan kepada pengurus baru oleh para tokoh. Untuk itu, para pengurus baru diharapkan untuk tetap bergerak dalam memajukan ekonomi umat. 

Selain itu, yang harus menjadi prioritas adalah cara pengembangan geliat UMKM agar lebih maju lagi dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sektor ini lebih bergeliat melalui kolaborasi yang dibangun antara pengusaha Nahdliyyin.

"Program-program HPN harus lebih fokus terhadap program pemberdayaan," imbuhnya.

Sementara itu, dalam Temu Bisnis Pengusaha Nahdliyin itu hadir sejumlah kiai dan pejabat. Di antaranya Wakil Rois Am PBNU yang juga Ketua Dewan Pembina DPP HPN, Wakil Ketua Dewan Pembina KH Hasan Mutawakkil Alallah, Ketua Umum DPP HPN, Dede Supriyadi, Ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa, Abdullah Azwar Anas, Dirut PLN Darmawan Prasodjo Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan sejumlah pemimpin perusahaan dan BUMN.

Silaturahmi nasional dan dan Temu bisnis Pengusaha Nahdliyin akan digelar 1 sampai 3 September 2022, diikuti oleh utusan DPP dan DPW HPN Se Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, juga menghadirkan sejumlah nara sumber dari perusahaan mitra dan BUMN.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru