Ada Keramba Jaring Apung di Pantai Perawan, Bakal Jadi Pendukung Wisata

Sep 01, 2022 18:07
KJA yang terpasang di wilayah Pantai Perawan.(Foto: Istimewa).
KJA yang terpasang di wilayah Pantai Perawan.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Sebuah keramba jaring apung (KJA) terpasang di sekitar perairan Pantai Perawan. Pantai tersebut berada di wilayah Desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. 

Pemasangan KJA tersebut merupakan buah kerja sama antara Pemerintah Desa (Pemdes) Sidoasri dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. 

Kepala Desa (Kades) Sidoasri, Andiek Ismanto mengatakan, KJA yang sudah terpasang sekitar dua pekan tersebut diproyeksikan untuk menambah fasilitas di kawasan wisata Pantai Perawan. Terutama sebagai sarana edukasi bagi wisatawan. 

"Sementara ini kan masih digunakan untuk penelitian oleh ITS. Ke depan, jika pengelolaannya sudah diserahkan ke Desa Sidoasri, kemungkinan juga untuk mendongkrak wisata," ujar Andiek, Kamis (1/9/2022). 

KJA tersebut berupa sebuah ruangan yang ditata sedemikian rupa, dengan ukuran 16 meter persegi. Sedangkan di bawahnya membentang jaring untuk menangkap ikan yang saat ini digunakan sebagai sarana penelitian oleh ITS Surabaya. 

Andiek mengatakan, ke depan KJA tersebut kemungkinan bakal bisa digunakan sebagai tempat untuk menginap bagi wisatawan. Namun, untuk menuju ke sana, masih perlu dilakukan berbagai persiapan. Salah satunya menyiapkan paket wisata. 

Menurutnya, ada beberapa alasan ITS Surabaya memilih perairan Pantai Perawan sebagai tempat menaruh KJA sebagai sarana penelitiannya. Di antaranya adalah kondisi perairan yang cukup tenang, dan ada ikan yang cenderung tidak ditemui di perairan lain di Malang Selatan.

“Di sana ada ikan GT (Giant Trevally) merah yang cenderung tidak ada di perairan lain. Karena di sana juga masih ada terumbu karangnya juga,” terang Andiek.

Sementara itu, untuk menuju ke KJA, wisatawan masih perlu menyeberangi perairan Pantai Perawan dengan menggunakan perahu nelayan. Jaraknya sekitar 500 meter dan dapat ditempuh dengan waktu 5 menit. 

Sembari menyiapkan hal tersebut, dirinya juga berharap ada bentuk perhatian dari pemerintah. Terutama untuk perbaikan infrastruktur akses jalan, baik menuju wilayah Desa Sidoasri ataupun menuju kawasan Pantai Perawan. 

"Ya kepinginnya itu, ada perbaikan infrasrurktur jalan. Baik dari Pemkab Malang, Pemprov Jatim atau bahkan Pemerintah Pusat," pungkas Andiek. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru