Pelajar Tenggelam di Sungai Brantas Ditemukan, Evakuasi Berlangsung Heroik

Sep 01, 2022 13:24
Tim SAR mengevakuasi jenazah Akbar Aditya.(Foto : Humas Polres Blitar Kota)
Tim SAR mengevakuasi jenazah Akbar Aditya.(Foto : Humas Polres Blitar Kota)

JATIMTIMES - Keberadaan Akbar Aditya (14), pelajar yang hilang terseret arus Sungai Brantas di Blitar,  akhirnya  ditemukan. Korban ditemukan di aliran Brantas wilayah Desa Purwokerto, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun dari kepolisian, jasad Akbar  pertama diketahui oleh seorang warga yang sedang beraktivitas di Sungai Brantas. Seorang warga Desa Purwokerto yang tidak diketahui namanya melakukan aksi heroik. Dia terjun dari atas  dermaga perahu penyeberangan ke sungai berarus deras tanpa peralatan renang saat melihat sesosok jasad hanyut.

Pria berkaus abu-abu itu kemudian menarik jasad ke pinggir sungai agar bisa dibawa naik ke darat. Begitu mendekati pinggir sungai, sejumlah warga lainnya langsung membantu untuk mengangkat jenazah yang teridentifikasi bernama Akbar Aditya.

Sebelumnya, Akbar dikabarkan tenggelam di Sungai Brantas saat mandi di bawah jembatan Nguri Desa Selokajang, Kecamatan Srengat, Selasa 30 Agustus lalu. Akbar adalah pelajar warga Desa Purworejo, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.

"Iya jenazah korban Akbar Aditya sudah ditemukan tepatnya di dekat  tambangan di Desa Purwokerto, Kecamatan Srengat," kata Paur Humas Polres Blitar Kota Bripka Supriyadi, Kamis (1/9/2022).

Diberitakan sebelumnya, pencarian korban Akbar Aditya melibatkan tim SAR  dengan menyisir di sekitar titik kejadian musibah. Selain pencarian di perairan, petugas melakukan penyisiran dari darat.

"Kalau cerita awalnya, anak ini tidak pernah bermain ke sini sekalipun. Namun tidak tahu apa yang mendorongnya bermain dan mandi di sini sehingga akhirnya hilang dan tenggelam," kata Kapolsek Srengat Kompol Yusuf.

Yusuf menambahkan, berdasarkan keterangan saksi, saat turun ke sungai, korban sudah merasa kesulitan berenang.

"Saat itu temannya yang bernama Yanuar mencoba menyelamatkan Akbar. Namun sungai yang kelihatan tenang ini ternyata menghanyutkan karena mungkin terlalu dalam atau ada arus di bawah terlalu besar," terangnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru