Viral, Anak Pesantren Jadi Korban Bully Kawannya, Dilarang Lapor oleh Pelaku

Aug 31, 2022 12:57
Bekas luka pukulan yang diterima anak pesantren. (Foto: tangkapan layar Tik Tok @jarlrescue)
Bekas luka pukulan yang diterima anak pesantren. (Foto: tangkapan layar Tik Tok @jarlrescue)

JATIMTIMES - Seorang santri diduga menjadi korban bullying atau perundungan di salah satu pondok pesantren. Hanya saja, santri tersebut tak berani melaporkan tindakan yang dilakukan kawannya itu.

Kondisi santri tersebut terungkap dari sebuah rekaman yang diunggah pada akun Tik Tok @jarlrescue. Video itu memperlihatkan anak pesantren pria mengenakan peci, berkaus biru tua, dilengkapi sarung.

Di wajahnya nampak luka lebam di area mata kanan hingga berwarna ungu kehitaman. Seorang perempuan yang merekam video anak pesantren itu pun bertanya mengapa matanya memiliki luka lebam.

Lantas anak pesantren itu menjawab mengeluh kesakitan. Kemudian perempuan tersebut kembali bertanya kenapa matanya bisa sakit. Jawaban anak pesantren itu lantaran mendapatkan tendangan dari kawannya saat di pondok pesantren

Anak pesanten itu pun menyebutkan siapa nama temannya yang menendang matanya itu. “Ahmad Zaini,” ucap santri itu.

Perempuan itu kenbali bertanya, di mana saja lokasi tubuh yang mendapatkan tendangan. Yakni di area belakang punggung, dan wajah sebanyak dua kali.

Kemudian perempuan tersebut memperlihatkan detail bila mata santri itu merah dan lebam. Bocah tersebut mengaku usai mendapatkan tendangan itu sempat batuk dan mimisan mengeluarkan darah berwarna hitam.

“Sudah menghubungi orang tua, kenapa tidak menghubungi orangtua, apa tidak kasih ustadz,” tanya perempuan tersebut.

Anak pondok pesantren yang mengaku bernama Alam Umar itu menjawab jika tidak berani memberitahu orang tuanya. Dia takut, sebab mendapatkan ancaman dari pelaku.

“Takut buk, gak dikasih abang yang tendang,” jawab Alam Umar. Alam pun mengaku belajar di pondok pesantren Bustanul Ulum, Montasik.

Perempuan tersebut mengunggah kejadian itu lantaran tidak ingin hal serupa terjadi pada anak-anak lainnya. Karena akan memberikan efek buruk nantinya.

“Nanti telepon orang tua. Gak boleh sampek gitu, efeknya akan sampai besar nanti,” tutup perempuan tersebut.

Unggahan ini pun kini tengah viral dengan mendapatkan puluhan ribu komentar. Tentunya warganet banyak yang menyayangkan kejadian tersebut.

“Ya Allah, sakit hati ini, saya punya anak yg lagi pesantren juga,” komentar @irezz Tutun.

“Jangan kasih lepas, aku sebagai ibu sakit banget lihatnya,” komentar @EXOTIC♾enung883.

“Gimana pengawasan pondok kalaw bisa seperti ini,” komentar @Nanajannah06.

“Ini harus di selesaikan, jangan di diamkan, kasian lihat anak ini. jadi ingat anakku,” komentar @?Ayu Paiza.

"Ya Allah kenapa pesantren jd kaya gini ya, sekarang mau masukin anak k pondokan jd was was,” komentar @one.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru