Koalisi Gerindra- PKB Masih untuk Pilpres dan Pileg

Aug 31, 2022 07:59
Ketum Gerindra Prabowo Subianto bersama Ketum PKB Muhaimin Iskandar beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa).
Ketum Gerindra Prabowo Subianto bersama Ketum PKB Muhaimin Iskandar beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Malang menegaskan bahwa koalisi yang sudah terjalin dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di tataran pusat, difokuskan untuk gelaran Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang. 

"Gerindra-PKB berkoalisi untuk memenangkan Pemilu 2024, baik Pilpres maupun Pileg," ujar Ketua DPC Gerindra, Chusni Mubarak. 

Sedangkan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang bakal digelar usai Pilpres dan Pileg 2024, masih belum dapat diputuskan. Namun menurut Chusni, tidak menutup kemungkinan, koalisi yang sudah terjalin untuk Pilpres bisa berlanjut ke Pilkada.

"Kalau kemudian koalisi ini menghasilkan kerjasama yang baik, konstruktif, dan efektif, ya kenapa tidak (berlanjut hingga Pilkada)," terang Chusni.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua DPC Gerindra, Zia Ulhaq. Menurutnya untuk gelaran Pilkada hingga saat ini masih belum ada instruksi lebih lanjut dari tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP). 

"Pilkada belum ada instruksi, yang jelas, dengan koalisi ini, komunikasi harus segera dibangun. Itu intinya," ujar Zia. 

Sebab menurut Zia, kondisi peta politik yang ada di daerah dengan di tataran pusat cukup berbeda. Bahkan tidak menutup kemungkinan Gerindra bakal menjalin koalisi dengan selain PKB untuk gelaran Pilkada di Kabupaten Malang. 

"Kalau Pilkada, kerap kali diserahkan ke masing-masing daerah. Karena kondisinya kan cair. Gerindra bisa saja gabung dengan PDI, dan PKB membangun poros sendiri. Di wilayah itu cair. Tapi di pusat itu instruksinya untuk pilpres," terang Zia. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru