Kejari Kota Malang Musnahkan Barang Bukti Selama Setahun, Paling Dominan Narkoba

Aug 30, 2022 13:30
Barang bukti yang akan dimusnahkan oleh Kejari Kota Malang beserta institusi terkait. (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Barang bukti yang akan dimusnahkan oleh Kejari Kota Malang beserta institusi terkait. (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang memusnahkan barang bukti selama satu tahun, periode Agustus 2021 hingga Agustus 2022. Pemusnahan dilakukan di halaman samping Kejari Kota Malang, Selasa (30/8/2022).

Kepala Kejari Kota Malang Zuhandi mengatakan, pemusnahan barang bukti kali ini adalah hasil putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Proses pembakaran barang bukti (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

Rinciannya, ada 244 perkara kasus sabu-sabu dengan berat 4,41 kg, 71 perkara ganja dengan berat 6,63 kg,  pil dan obat keras 24 perkara dengan jumlah 1.962 butir. Selain itu, ada hasil sidang 2 perkara rokok ilegal tanpa cukai dengan jumlah 23.628 bungkus serta tiket 2 perkara dengan jumlah 78.700 lembar.

“Ada juga alat komunikasi dan timbangan elektrik sebanyak 298 unit. Semua barang bukti ini kami musnahkan dengan cara dibakar. Sedangkan puluhan botol miras dipecah di tempat,” kata Zuhandi.

Zuhandi menjelaskan, dari semua barang bukti yang dimusnahkan, paling dominan adalah kasus narkoba. Karena itu, ia meminta semua pihak fokus dalam memberantas narkoba, terutama di Kota Malang.

“Hampir 90 persen merupakan kejahatan narkotika dan psikotropika. Ini tanggung jawab kita semua untuk menekan kejahatan narkotika di Kota Malang,” tandas Zuhandi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru