Kota Malang Jadi Tuan Rumah Indonesia International Challenge dan Indonesia Masters Super 100, Diikuti 16 Negara

Aug 29, 2022 18:32
Dari kiri : Putu Rangga (Wakil Ketua Umum PBSI Provinsi Jatim), Armand Dharmaji (commercial development PBSI), Heri Mursid Brotosejati (Ketua Umum PBSI Kota Malang) dan Deny Martinus (Ketua bidang dana dan usaha PBSI Provinsi Jatim) (foto: istimewa)
Dari kiri : Putu Rangga (Wakil Ketua Umum PBSI Provinsi Jatim), Armand Dharmaji (commercial development PBSI), Heri Mursid Brotosejati (Ketua Umum PBSI Kota Malang) dan Deny Martinus (Ketua bidang dana dan usaha PBSI Provinsi Jatim) (foto: istimewa)

JATIMTIMES - Kota Malang resmi ditunjuk oleh PBSI Pusat untuk menjadi tuan rumah dua event besar kelas internasional sekaligus. Event tersebut adalah Indonesia International Challenge dan Indonesia Masters Super 100.

Ketua Umum PBSI Kota Malang, Heri Mursid Brotosejati membenarkan bahwa pihaknya telah mendapatkan penunjukan dari PBSI Pusat untuk menjadi tuan rumah event internasional. Event tersebut pun akan digelar pada bulan Oktober 2022 mendatang.

“Iya dari tim pengurus PBSI Pusat dan provinsi sudah survei ke malang pada 15 Agustus 2022 lalu. Intinya mencari tuan rumah yang siap menggelar event internasional,” kata Heri kepada JatimTIMES, Senin (29/8/2022).

“Akhirnya Kota Malang ditunjuk menjadi tuan rumah 2 event sekaligus. Eventnya 11-16 Oktober 2022 itu Indonesia International Chalange. Lalu 18-23 Oktober itu BWF Indonesia Master Super 100,” imbuh Heri.

Dijelaskan Heri, event internasional itu akan diikuti oleh sekitar 16 negara. Dan hal itu tentunya akan menyedot perhatian banyak pasang mata karena event tersebut.

“Dengan adanya event ini, komunitas atau penghobi bulutangkis tentu akan mendapatkan tontonan luar biasa. Kota Malang kan animo bulutangkis nya kan luar biasa, makanya banyak klub klub baru bermunculan,” terang Heri.

Disinggung venue yang akan digunakan, Heri menyebut GOR Platinum telah ditunjuk sebagai venue penyelenggaraan dua event internasional itu. Namun, ada beberapa catatan yang harus segera dibenahi agar kejuaraan kelas dunia itu dapat digelar.

“Persiapan kami sekaligus 2 event, maka dari itu tim teknis survei persiapan kemarin. Dan ada beberapa tanggungjawab kita sebagai tuan rumah untuk memodifikasi lapangan di Platinum,” ungkap Heri.

PBSI Kota Malang pun langsung bergerak usai tim survei PBSI Pusat dan Provinsi datang ke Malang. “Jadi ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, misalnya tribun harus tambah, akses dipisahkan antara akses penonton, panitia dan media. Ruangan-ruangan juga masih banyak yang kurang, ruang medis, tes doping dan lainnya,” beber Heri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru