Temui Bupati Malang, Pelestari Budaya Tolak Rencana Rehabilitasi dan Alih Fungsi Kawedanan Singosari

Aug 29, 2022 18:27
Puluhan Pelestari Budaya Singhasari dan Surya Candra Singhasari ketika melakukan audiensi dengan Bupati Malang di Pendopo Agung Kabupaten Malang (Foto : Ashaq Lupito / JatimTIMES)
Puluhan Pelestari Budaya Singhasari dan Surya Candra Singhasari ketika melakukan audiensi dengan Bupati Malang di Pendopo Agung Kabupaten Malang (Foto : Ashaq Lupito / JatimTIMES)

JATIMTIMES - Penolakan warga yang tergabung dalam Pelestari Budaya Singhasari terkait rehabilitasi dan perubahan fungsi eks kantor Kawedanan Singosari menjadi puskesmas, masih berlanjut. Senin (29/8/2022), puluhan perwakilan Pelestari Budaya Surya Candra Singhasari, mendatangi Bupati Malang HM Sanusi di Pendopo Agung Kabupaten Malang.

"Jadi ini merupakan bagian dari upaya kita sebagai warga Singosari, untuk mengajukan penolakan terhadap wacana keinginan Bupati menjadikan kawedanan Singosari menjadi puskesmas," kata Sekretaris Pelestari Budaya Surya Candra Singhasari Kanjeng Raden Tumengung (KRT) Yusuf Tanoko saat ditemui usai menghadiri audiensi bersama Bupati Malang, Senin (29/8/2022).

Kepada JatimTIMES.com, Yusuf menyampaikan jika pihaknya dan kawan-kawan dengan tegas menolak wacana yang menurutnya sering digaungkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang tersebut, lantaran berkaitan dengan kajian sejarah.

"Penolakan yang kami sampaikan ini tadi karena berkaitan dengan kajian sejarah. Di sana itu memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi. Bahkan juga ada penemuan situs yang sampai hari ini masih dalam proses ekskavasi. Jadi audiensi hari ini merupakan salah satu misi kami selaku warga Singosari, untuk melakukan tabayun kepada Bupati Malang," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Malang HM Sanusi mengamini apa yang telah disampaikan oleh perwakilan Pelestari Budaya Surya Candra Singhasari tersebut. "Alhamdulillah beliau (Bupati Malang) sudah mengamini apa yang menjadi keinginan warga Singosari untuk tidak dijadikan puskesmas," kata Yusuf saat menyampaikan tanggapan Bupati Malang HM Sanusi.

Menurut Bupati Malang, dijelaskan Yusuf, kawedanan Singosari yang hendak dijadikan puskesmas tersebut hanyalah wacana. Sehingga belum menjadi keputusan mutlak dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

"Informasi yang disampaikan Pak Bupati, itu baru sebatas wacana, belum menjadi keputusan atau di SK-kan (Surat Keputusan). Makanya karena tidak ada SK, jadi tidak ada yang harus dicabut," jelasnya.

Meski Bupati Malang menyatakan hanya bersifat wacana, namun Yusuf mengaku akan terus mengawal gagasan penolakan kawedanan Singosari menjadi puskesmas. "Jadi ya Alhamdulillah, Meskipun baru sebatas wacana, tapi kita sudah bergerak," pungkasnya.

Sekedar informasi, penolakan Pelestari Budaya terkait rencana rehabilitasi dan alih fungsi Kawedanan Singosari ini sudah berlangsung sejak lama. Setidaknya, sejak Sabtu (20/8/2022) lalu Pelestari Budaya Singhasari Surya Candra Singhasari sudah menyuarakan penolakannya.

Namun demikian, guna memastikan wacana tersebut benar-benar tidak direalisasikan, puluhan warga Pelestari Budaya Singhasari termasuk Surya Candra Singhasari, menginisiasi petemuan dengan Bupati Malang di Pendapa Agung Kabupaten Malang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru