Satu Anggota Polres Gresik Dipecat secara Tidak Hormat

Aug 29, 2022 14:58
Anggota provos Polres Gresik membawa foto Bripka Deni Rahmat yang dipecat secara tidak hormat, Senin (29/8/2022).
Anggota provos Polres Gresik membawa foto Bripka Deni Rahmat yang dipecat secara tidak hormat, Senin (29/8/2022).

JATIMTIMES - Seorang anggota Polres Gresik dipecat secara tidak hormat. Pemecatan dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis saat apel pagi di Mapolres, Senin (29/8/2022).

Anggota yang diberhentikan tidak hormat itu bernama Deni Rahmat (DR), berpangkat bripka (brigadir kepala). DR dipecat karena telah melanggar kedisiplinan.

DR tidak menghadiri upacara pemberhentian. DR diketahui berdinas di Polsek Tambak, Pulau Bawean. Ia tidak masuk kerja selama 30 hari berturut-turut.

Karena tidak dihadiri DR, proses pemecatan dilakukan secara simbolis. Foto anggota yang dipecat itu dicoret oleh kapolres Gresik. "Kalau tidak bisa dibina, saya binasakan," tegas AKBP Nur Azis di hadapan PJU (pejabat jajaran  utama) dan anggota yang lain.

Nur Azis menyebutkan, pemecatan anggota ini bagian dari penegasan institusi Polri. Siapa pun anggota yang melanggar akan diberikan sanksi. Sebaliknya, mantan kapolres Ponorogo tersebut akan memberikan reward kepada anggotanya yang berprestasi. 

"Kalau ada anggota melanggar pelanggaran sesuai SOP dan melanggar hukum, harus diproses, sekecil apa pun. Saya akan kawal hingga dipecat seperti Bripka Deni Rahmat ini," tandasnya.

Perwira dua melati di pundak tersebut mengajak seluruh anggotanya menjadi teladan yang baik kepada masyarakat. Menurut kapolres, satu keteladanan lebih baik daripada  1.000 arahan. 

"Ukir yang baik, kepada seluruh anggota Polres Gresik. Cek betul pengawasan kepada anggota di masing-masing jajaran polsek. Sebisa melakukan kerja dengan niat ibadah, ikhlas, dan profesional," pungkasnya.

Pemecatan dengan tidak hormat terhadap Bripka Deni Rahmat terhitung mulai 1 April 2022 dari Dinas Bintara Polri. Rahmat melanggar Pasal 11 Huruf (a) dan Pasal 12 Ayat 1 huruf (a) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2003, tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian Republik Indonesia, Jo Pasal 7 Ayat 1 Huruf (a) dan (b), Pasal 11 Huruf (c), dan Pasal 22 Ayat 1 huruf (a) Peraturan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2011, tentang Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru