Dongkrak PAD, Bapenda Kabupaten Malang Siap Ciptakan SDM Kompeten

Aug 28, 2022 19:47
Salah satu masyarakat saat mengurus pembayaran PBB dalam program Bapenda Menyapa (Foto : Dokumen JatimTIMES)
Salah satu masyarakat saat mengurus pembayaran PBB dalam program Bapenda Menyapa (Foto : Dokumen JatimTIMES)

JATIMTIMES - Beragam persiapan telah dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, guna menerapkan trobosan baru dalam pemberian pelayanan. Salah satunya dengan memberikan pembinaan terhadap pegawai atau karyawan yang ditugaskan dalam pelayanan pajak jemput bola berbasis online.

Kepala Bapenda Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara menjelaskan, pembinaan intensif yang dilakukan tersebut bertujuan untuk mensukseskan inovasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) On The Spot.

Menurutnya selain membekali wawasan dan pengetahuan seputar pajak, khususnya disektor BPHTB. Made mengaku juga sudah menekankan kepada bawahannya untuk senantiasa bersikap ramah dan rendah hati kepada para wajib pajak.

"Tentunya dalam melayani masyarakat itu tidak bisa asal-asalan, sebagai pelayan masyarakat dalam menerima, mengambil dan memungut pajak ini petugasnya harus menjadi sosok yang familiar dan humble," terang Made.

Seperti yang sudah diberitakan, Bapenda Kabupaten Malang saat ini tengah mempersiapkan inovasi pelayanan prima bertajuk BPHTB On The Spot. Dimana, dalam penerapannya, petugas akan memberikan pelayanan pembayaran BPHTB ke 33 kecamatan yang ada di Kabupaten Malang secara bergantian.

"Sehingga saat masyarakat melakukan pembayaran pajak melalui inovasi BPHTB On The Spot ini merasa nyaman, karena memang sudah menjadi komitmen kami untuk tidak mempersulit masyarakat dalam membayarkan kewajiban pajaknya," imbuh Made.

Seperti gagasan sebelumnya yang sudah berjalan lancar, yakni program Bapenda Menyapa ke desa-desa. Inovasi BPHTB On The Spot ini juga akan dilakukan secara online.

"Konsepnya kurang lebih sama (seperti Bapenda Menyapa), jadi bisa dilakukan secara online. Nanti petugas akan mengarahkan langsung kepada masyarakat secara bergiliran ke semua kecamatan," terangnya.

Selain berbasis online, lanjut Made, proses pembayaran BPHTB juga bisa dilakukan kepada pihak ketiga. Salah satunya melalui perbankan. "Saat ini kita sudah mencoba bekerjasama dengan beberapa pihak, jadi nantinya semua pembayaran pajak termasuk BPHTB itu bisa dilakukan melalui perbankan dan gerai waralaba," ulasnya 

Dengan adanya sederet trobosan tersebut, pria yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Malang ini, berharap bisa berdampak secara signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Harapannya tentu masyarakar bisa merasa mudah saat menbayarkan kewajibannya, dan tentunya bisa meningkatkan pendapatan daerah di Kabupaten Malang," jelas Made.

Sekedar tambahan, ada sekitar 10 sektor pajak yang dikelola Bapenda Kabupaten Malang. Diantaranya meliputi pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, mineral bukan logam dan batuan, parkir, air bawah tanah, BPHTB, dan PBB.

"Selama ini, sektor pajak PBB dan BPHTB mendominasi pendapatan pajak daerah di Kabupaten Malang," tukas Made.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru