Seberapa Penting Peran Orang Tua dalam Percintaan Anak? Ini Jawaban Buya Yahya

Aug 28, 2022 07:09
Buya Yahya Al Bahjah
Buya Yahya Al Bahjah

JATIMTIMES - Orang tua dan anak kerap merasa canggung satu sama lain. Hal itu terjadi akibat kurangnya komunikasi di antara mereka.

Padahal, komunikasi antara orang tua dan anak adalah faktor yang sangat penting. Fengan sering berkomunikasi, anak dan orang tua akan menjadi semakin akrab.

Memiliki anak di zaman yang banyak sekali tren masuk tanpa saringan seperti sekarang, orang tua harus serius dalam mendidik dan menyempatkan waktu untuk anak. Peran orang tua tidak hanya berhenti di batasan anak dan orang tua, namun orang tua juga harus merangkap menjadi seorang sahabat bagi anak.

Dikutip dari Instagram @buyayahya_albahjah, Ustaz Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya menegaskan bahwa peran orang tua dalam hal percintaan anak adalah hal yang sangat penting.  Sebab, selain pacaran itu haram di dalam Islam, pacaran juga banyak sekali ancamannya, baik dari segi fisik maupun mental.

Buya menjelaskan bahwa anak yang jatuh cinta tidak perlu dilarang, namun cukup diberi batasan. Dekatkan diri dengan anak agar mereka tidak merasa bebas.

"Rasa cinta kepada lawan jenis pasti dirasakan anak, apalagi baru lulus SD masa-masa pubertas. Harus pinter-pinter ngedidiknya. Di masa pubertas ini, jangan dikekang kalau anak suka ke lawan jenis. Cukup kontrol lewat curhatan yang mereka adukan kepada kita orang tua," ucap pengasuh Ponpes Al Bahjah Cirebon ini.

Lebih lanjut Buya Yahya menjelaskan bahwa sesibuk apa pun orang tua, sempatkanlah untuk lebih dekat terhadap anak agar anak tidak merasa liar dalam berteman.

"Mau sesibuk apa pun pekerjaan, sempatkanlah untuk mengobrol. Menjadi teman curhat anakmu supaya mereka punya batasan dalam berteman, tidak liar," ujar Buya Yahya.

Di samping itu, dengan menjadi orang tua sekaligus sahabat untuk anak, orang tua juga akan mengetahui lingkup pertemanan yang dijalin sang anak serta masalah apa yang sedang mereka hadapi. Dengan begitu, sebagai orang tua, kita dapat mengontrol perbuatan serta emosi anak.

Jadi, di sini peran orang tua sangatlah penting. Apalagi jika anak sudah mulai memasuki masa balig, perasaan cinta terhadap lawan jenis pasti ada. 

Ketika orang tua sudah menjadi sahabat untuk anaknya, maka anak tidak segan-segan untuk menceritakan dengan siapa berhubungan. Dengan begitu, kita sebagai orang tua tentu bisa mengobrol mengenai masa depan serta memberikan batasan selama mereka berhubungan dengan bahasa yang tidak membuat anak merasa dikekang.

Kemudian, Buya Yahya menjelaskan bahwa orang tua harus bijak dalam hal ini. Soalnya, jika orang tua tidak menjadi tempat curhat bagi anak, maka anak akan mencari teman untuk mengobrol. Yang dikhawatirkan adalah teman yang anak datangi adalah teman yang salah.

"Orang tua harus bijak dalam hal ini. Kalau perlu, ada pendidikan khsususnya ini. Karena kalau tidak, anak akan mencari teman curhat dan takutnya temannya salah," ungkapnya.

Tidak ada batasan itulah penyebab banyak sekali anak yang terjerumus pergaulan bebas dan menjadi liar. Mereka berpikir bahwa mereka tidak punya batasan dalam berteman maupun berhubungan.

Lalu, Buya Yahya  juga memberikan solusi kepada para orang tua agar membicarakan masa depan ketika anak sudah memiliki pasangan. Sebab, ketika anak sudah terlanjur cinta dan ternyata tidak sesuai dengan kriteria keluarga, maka anak merasa bahwa dirinya terdzalimi dan tidak direstui tanpa alasan yang logis.

Nah, keadaan yang seperti ini yang biasanya membuat anak bertindak nekat dan melakukan hal-hal yang di luar dugaan. "Pesan kami untuk para orang tua, bicarakan dengan anakmu mengenai kriteria pasangan. Jangan pas udah lama, terus nggak sesuai dan nggak direstui. Salah itu. Omongin dari awal, berikan nasihat tentang masa depan serta kriteria yang diinginkan. Nanti anak akan paham," pungkas Buya Yahya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru